Pemkab Banyuwangi Pastikan Penanganan Korban Dan Bantuan Bagi Keluarga Korban Tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya

- Jurnalis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantuan - Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Sosial pastikan bantuan dan pendampingan pada  keluarga korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya.

Bantuan - Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Sosial pastikan bantuan dan pendampingan pada keluarga korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya.

Banyuwangi, Jatim.co– Sejumlah warga Banyuwangi yang turut menjadi korban dalam musibah tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, Rabu malam (3/7/2025), membuat Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani minta fokus terkait penanganan keluarga korban.

Selain menginstruksikan agar seluruh OPD terkait terlibat dalam pencarian korban, Bupati Ipuk juga meminta semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ikut terlibat aktif dan mengambil peran dalam membantu penanganan musibah ini, Jum’at (4/7/2025)

“Kami atas nama Pemkab Banyuwangi menyatakan duka mendalam bagi semua pihak yang menjadi korban dalam kejadian tersebut. Saya instruksikan seluruh OPD untuk terlibat penuh dalam proses penanganan, termasuk pasca tragedi bagi keluarga korban, khususnya mereka yang masuk dalam keluarga prasejahtera,” ujar Bupati Ipuk.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satunya kepada keluarga korban almarhumah Elok Rumantini (34), yang berasal dari Kelurahan Lateng, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi. Elok adalah seorang ibu tunggal yang menjadi tulang punggung keluarga setelah suaminya meninggal tahun lalu, Elok yang baru bekerja sebagai penjaga kantin kapal selama sebulan.

Elok ditemukan meninggal dunia saat bertugas di atas KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam pada Rabu malam tersebut. Jenazah Elok telah diserahkan ke keluarga pada Kamis malam (3/7/2025) dan dimakamkan di Kelurahan Lateng, Banyuwangi.

Elok meninggalkan dua anak yang masih balita dan remaja. Zulfa Eliza Destavianus (13), yang baru masuk SMPN 4 Banyuwangi, dan adiknya Tirsya Ayudia Septavianus (4), yang kini berstatus yatim piatu. Pemkab Banyuwangi melakukan assesment awal keluarga korban meninggal guna memastikan penanganan yang tepat.

“Dinas Sosial sudah turun melihat kondisi keluarga korban. Mulai dari pendampingan psikologis hingga bantuan untuk keluarga. Baik kepada keluaraga almarhumah Elok maupun keluarga lain yang menjadi korban. Yang utama dan paling penting adalah jaminan pendidikan anak-anak mereka,” kata Ipuk kembali.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan KB Banyuwangi, Henik Setyorini menambahkan, pihaknya telah melakukan pendataan terkait keluarga korban. Apakah mereka membutuhkan pendampingan psikologis hingga bantuan sosial lainnya.

“Untuk keluarga Bu Elok, keluarga korban sudah masuk dalam penerima manfaat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Dan kini pemkab juga mengupayakan agar menerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH). Keluarga lain juga akan kami cek segera,” kata Henik.

Saat ini masih kita proses sebagai penerima PKH. Selama proses administrasi, bantuan intervensi terus diberikan agar kehidupan anak-anak tetap terjamin.

Berdasarkan data sementara dari Posko Tim SAR Gabungan di Dermaga Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, hingga Jum’at (4/7/2025) malam, tercatat 30 penumpang ditemukan selamat dan enam orang meninggal, serta 29 orang saat ini masih dalam tahap pencarian. (riz)

Berita Terkait

Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital
Karnaval Kemerdekaan Tebuwung Angkat Budaya Nusantara dan Legenda
Festival Menjadi Gresik Berakhir: Sudakah Terbaca Kebudayaan Kota
KOKAM Cerme Amankan Proses Pemakaman Ketua PCM Menganti
Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan
MI Alkarimi: Maulid Nabi Ajak Murid Teladani Akhlak
Rp13,9 Miliar Digelontorkan, DPRD Gresik Awasi Jalan Bungah
Dua Bandit Motor Gresik Rungkad: Modus Kunci T Dibongkar Polisi, Petani Tersenyum

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:56 WIB

Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital

Rabu, 2 September 2026 - 04:55 WIB

Karnaval Kemerdekaan Tebuwung Angkat Budaya Nusantara dan Legenda

Selasa, 1 September 2026 - 10:50 WIB

Festival Menjadi Gresik Berakhir: Sudakah Terbaca Kebudayaan Kota

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:47 WIB

KOKAM Cerme Amankan Proses Pemakaman Ketua PCM Menganti

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:39 WIB

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan

Berita Terbaru

Gresik

KOKAM Cerme Amankan Proses Pemakaman Ketua PCM Menganti

Senin, 31 Agu 2026 - 16:47 WIB