Trial Class ke-2 GEC Sekapuk Sukses, 51 Calon Siswa Baru ‘Unlock Your English Confidence’

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

Girimu.com — GEC Sekapuk kembali menggelar Trial Class ke-2 pada Jumat (5/6/2026). Mengusung tema “Unlock Your English Confidence”, kegiatan ini diikuti 51 calon siswa baru jenjang MIS/SDN untuk persiapan tahun ajaran 2026/2027.

Acara yang berlangsung di Gedung GEC Sekapuk ini bertujuan memecah mental block peserta terhadap Bahasa Inggris. Fokus utama bukan grammar, tapi keberanian berbicara. Lewat metode Confidence First, peserta langsung praktik speaking sejak menit pertama.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masalah terbesar anak-anak bukan bodoh, tapi takut salah. Di Trial Class ini kami buka kuncinya dulu. Setelah berani, grammar akan ikut mengalir,” ujar Ketua Pelaksana Trial Class GEC Sekapuk.

Rangkaian Kegiatan Trial Class
1. Ice Breaking & Mindset Reset: Peserta diajak melepas rasa malu lewat game “Name + Action”. Hasilnya, 90% peserta yang awalnya diam berani maju ke depan.
2. Survival English: Belajar kalimat praktis sehari-hari seperti perkenalan diri, minta izin, dan tanya arah. Dipraktikkan lewat role play dan tanya jawab.
3. Public Speaking 1 Menit: Setiap calon siswa wajib bicara 1 menit dengan tema “My Dream”. Meski grammar masih belepotan, tepuk tangan paling meriah justru untuk peserta MI Muhammadiyah 1 Ujungpangkah kelas 4 yang paling berani.

Menurut Direktur GEC, Muhammad Wasi, dari 51 peserta, 90% orang tua telah melakukan daftar ulang dan membayar untuk angkatan 2026/2027 di hari yang sama, seraya menunggu jadwal kelas.

Jumlah tersebut, lanjut Wasi, naik signifikan dari Trial Class pertama. Artinya metode yang diterapkan diterima masyarakat Sekapuk dan sekitarnya. Pesertanya, per kelas dibatasi hanya 10 siswa. Hal ini supaya kualitas mengajar tetap terjaga.

Salah satu orang tua, Ulul Ilmi, dari Desa Ujungpangkah, mengaku terkesan. “Anak saya pendiam di rumah. Tadi pulang langsung cerita pakai Bahasa Inggris walau masih campur-campur. Itu kemajuan besar untuk kami,” katanya. (*)

 


Post Views: 2,675

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow



sumber berita ini dari [kabargresik.com]

Berita Terkait

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
Two Factor Authentication στο Money Train 4 Slot για την Ελλάδα
Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:56 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Two Factor Authentication στο Money Train 4 Slot για την Ελλάδα

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Berita Terbaru

Gresik

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:37 WIB