Ketua RW di Kletak Kediri Ditangkap Polisi Gegara Memanen Durian

- Jurnalis

Selasa, 12 Desember 2023 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasip mengenaskan dialami Jumali (53), warga Dusun Kletak, Desa Kanyoran, Kecamatan Semen, Kabupaten Kedir. Ketua RW ini diamankan  usai memanen durian yang mengaku sudah dirawat  7 tahun terakhir. Dia malah diduga mencuri buah durian dari pohon milik almarhum Matal.

Kapolsek Semen AKP Ni Ketut Suwarningsih mengatakan, peristiwa tersebut terjadi Minggu (10/12/2023) malam. Jumali diamankan oleh warga dan diserahkan ke polisi oleh Anggi (33) anak Matal. Dia dianggap mencuri 40 pohon durian dari lahan Perhutani yang dikelola oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) tersebut.

Berdasarkan keterangan warga, lanjut Ni Ketut, adanya pohon durian ini bermula dari sekitar 7 tahun lalu. Ada sebuah kemitraan antara pihak Perhutani dengan LMDH untuk turut serta dalam pengelolaan hutan dengan ketentuan masyarakat diperbolehkan melakukan penanaman di areal kehutanan dengan tetap menjaga kelestarian hutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data yang tercatat di LMDH, saat itu Matal kakek Anggi, termasuk salah satu warga yang ikut dalam program tersebut. Matal lalu menanam pohon durian.

“Akan tetapi sebelum pohon durian tersebut besar ternyata kakek dari saudara Anggi ini meninggal dunia. Sepeninggal kakek  Anggi lahan tersebut tidak ada yang melanjutkan merawat pada akhirnya muncul Jumali selaku ketua RW yang melanjutkan merawat,” kata Ni Ketut, Selasa (12/12/2023).

Jumali berinisiatif merawatnya tanpa sepengetahuan LMDH hingga durian itu besar dan berbuah. Namun setelah berbuah, muncul kembali Anggi yang mengakui bahwa lahan durian tersebut masih milik almarhum kakeknya.

Pihak kepolisian pun langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi lain. Berdasarkan keterangan Ketua LMDH Sugito, memang benar bahwa lahan tersebut merupakan tanah milik Perhutani. Secara administrasi LMDH merupakan lahan garapan Matal yang meninggal sekitar 7 tahun lalu.

“Kata LMDH juga benar bahwa setelah saudara Matal meninggal dunia lahan tersebut tidak ada yang melanjutkan merawat atau menggarap. Namun tidak diketahui juga Jumali mendapatkan izin dari pihak mana,” tambah Ni Ketut.

Saat ini, Polsek Semen bersama perangkat desa setempat berupaya melakukan mediasi untuk menyelesaikan kasus ini.

“Iya, kita sedang upayakan mediasi untuk kasus ini,” tandas Ni Ketut.

Berita Terkait

Semarak Hari Kartini di SDN 94 Gresik, Ratusan Siswa Tampil dengan Busana Adat hingga Fashion Show Meriah
Inilah Cerpen Azza Alzena yang Mengukir Prestasi Nasional
Tak Sekadar Menginap, Puluhan siswa SD Muri Diiajak Mengenali Arah dan Jadi Nakhoda Kehidupan Sejak Dini
Kepala SDM 1 Menganti Sampaikan Pidato Perdana
Halal Bihalal Foskam MTs/SMP Muhammadiyah, Sate dan Gule Kambing Jadi Menu Pemersatu Kepala Sekolah
Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun
Sinergi Smamio dan Kemendikdasmen: Kupas Tuntas Sukses TKA 2027
Sampah Plastik Nol – Mbayar Kopi Nol
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 04:06 WIB

Semarak Hari Kartini di SDN 94 Gresik, Ratusan Siswa Tampil dengan Busana Adat hingga Fashion Show Meriah

Selasa, 21 April 2026 - 10:03 WIB

Inilah Cerpen Azza Alzena yang Mengukir Prestasi Nasional

Senin, 20 April 2026 - 16:02 WIB

Tak Sekadar Menginap, Puluhan siswa SD Muri Diiajak Mengenali Arah dan Jadi Nakhoda Kehidupan Sejak Dini

Minggu, 19 April 2026 - 22:00 WIB

Kepala SDM 1 Menganti Sampaikan Pidato Perdana

Minggu, 19 April 2026 - 03:58 WIB

Halal Bihalal Foskam MTs/SMP Muhammadiyah, Sate dan Gule Kambing Jadi Menu Pemersatu Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Gresik

Inilah Cerpen Azza Alzena yang Mengukir Prestasi Nasional

Selasa, 21 Apr 2026 - 10:03 WIB

Gresik

Kepala SDM 1 Menganti Sampaikan Pidato Perdana

Minggu, 19 Apr 2026 - 22:00 WIB