Dua Emas SEA Games dari Gresik: Alma & Robby Pulang Bawa Keajaiban

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik – Mereka pulang sebagai pahlawan. Dua atlet panjat tebing asal Gresik, Alma Ariella Tsany dan Antasyafi Robby Al Hilmi, tiba di tanah kelahiran dengan membawa dua medali emas SEA Games 2025 yang baru saja mereka rebut di Bangkok. Kepulangan mereka, Senin (22/12/2025), langsung disambut meriah di Rock Hobbies Centre Gresik, Jalan Panggang, Desa Suci, Manyar—tempat yang dulu menjadi saksi perjuangan mereka dari nol.

Bagi Alma, medali emas nomor lead perorangan putri adalah bukti bahwa mimpi bisa dimulai dari papan panjat sederhana. Siswi kelas XI Soshum 3 SMA Muhammadiyah 1 Gresik itu memulai latihan sejak umur lima tahun, dulu hanya berani naik dua-tiga papan, kini mampu menguasai jalur internasional.

“Ini SEA Games pertama saya, tentu sangat bersyukur dan bangga bisa membawa pulang medali emas,” kata Alma dengan mata berbinar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Robby tak kalah gemilang. Dengan catatan waktu 4,83 detik di nomor speed, ia menyumbang emas kedua bagi Indonesia. Kehadiran keduanya di klub bukan sekadar kunjungan, melainkan momen berbagi inspirasi kepada atlet junior yang sedang berjuang.

Dari Bangkok Sport Climbing Center, Stadion SAT, Bangkok, Thailand, pada Jumat (12/12/2025), mereka membuktikan bahwa talenta Gresik bisa bersaing di level Asia Tenggara. Persiapan panjang—latihan ketahanan, teknis jalur, hingga Popnas—menjadi kunci keberhasilan Alma di debut SEA Games-nya.

Di sekolah, Alma mendapat dukungan penuh. Wali kelas XI Soshum 3 SMA Muhammadiyah 1 Gresik, Della Andika, menegaskan sekolah selalu memberi ruang bagi siswa berprestasi olahraga.

“Kami sangat bangga atas prestasi Alma. Sekolah berupaya mendukung penuh agar siswa tidak terbebani dan bisa fokus berprestasi,” ujar Della.

Dengan dispensasi akademik, pembelajaran jarak jauh, hingga beasiswa, Alma bisa menjaga keseimbangan antara dinding panjat dan bangku kelas.

Kepulangan Alma dan Robby hari ini bukan akhir, melainkan awal baru bagi generasi muda Gresik. Di tempat yang sama yang pernah membesarkan mereka, kini mereka menyalakan api semangat bagi yang akan datang.

Editor : Nobel

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow



sumber berita ini dari [kabargresik.com]

Berita Terkait

Hardiknas 2026, MTs Muhammadiyah 10 Boarding School Finalisasi Branding untuk Perkuat Daya Saing
Puluhan Siswa MI Islamiyah Mojopetung Belajar Kreasi Taplak dengan Sablon Digital
Integrated Skill Assessment: Kolaborasi Al Islam, Biologi, dan Bahasa Inggris dalam Pembelajaran Nyata di Spemdalas
LDKS dan Outbound Matsamuluh Mojopetung, Cetak Jiwa Pemimpin Lewat Tantangan Seru di Lamongan
Setelah di Balongpanggang, Lazismu Gresik Bekali Guru Berkemajuan di Panceng
Bukan Iklan, Bukan Produk: Ini Faktor Utama yang Bikin Orang Mau Beli
Workshop CV Online di SMK Al-Amin Mojowuku: Siswa Bikin Website Portofolio dalam 1 Jam
Bukan Iklan, Bukan Produk: Ini Faktor Utama yang Bikin Orang Mau Beli
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:34 WIB

Hardiknas 2026, MTs Muhammadiyah 10 Boarding School Finalisasi Branding untuk Perkuat Daya Saing

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Siswa MI Islamiyah Mojopetung Belajar Kreasi Taplak dengan Sablon Digital

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:29 WIB

Integrated Skill Assessment: Kolaborasi Al Islam, Biologi, dan Bahasa Inggris dalam Pembelajaran Nyata di Spemdalas

Jumat, 1 Mei 2026 - 04:25 WIB

LDKS dan Outbound Matsamuluh Mojopetung, Cetak Jiwa Pemimpin Lewat Tantangan Seru di Lamongan

Kamis, 30 April 2026 - 10:25 WIB

Setelah di Balongpanggang, Lazismu Gresik Bekali Guru Berkemajuan di Panceng

Berita Terbaru