Setelah di Balongpanggang, Lazismu Gresik Bekali Guru Berkemajuan di Panceng

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

Girimu.com — Menyusul pelaksanaan di Balongpanggang, kegiataan Bakti Guru sesi kedua yang diisinisiasi Lazismuy Gresik berlangsung di Panceng, Gresik, Selasa (28/4/2025). Lokasi yang dipilih: Griya Jenderal Sudirman, Prupuh, Panceng.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pengelolaan dana hasil program Amil Cilik pada Ramadan 1447 H. Para pendidik berkumpul untuk menerima penguatan visi dari Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah Pendidikan Non Formal Pimpinan Daerah Muhammadiyah (Dikdasmen PNF PDM) Gresik, M. Fadloli Aziz, SSi, MPd. Sebelum menyampaikan materinya, Fadloli Azis mengucapkan rasa terima kasih kepada para guru yang telah berdedikasi tinggi untuk sekolah.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apa yang kita jalani saat ini dengan ikhlas, semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua, kelak,” tuturnya.

Dalam arahannya, ia menyampaikan lima karakter yang perlu dimiliki oleh guru Muhammadiyah. Pertama, nilai keimanan dan ke-Islaman dan menjadikan Allah SWT sebagai tujuan pendidikan,

“Mari kita menata niat, menyakini, bahwa menjadi guru adalah bentuk keimanan kita kepada Allah SWT. Insya Allah apa yang kita dapat tidak hanya di dunia saja tapi di akhirat nanti,” jelasnya.

Kedua, lanjutnya, menjujung tinggi nilai akhlak mulia, yaitu meneladani sifat yang dimiliki Rasulullah (uswatun hasanah) dalam perilaku sehari-hari. Adapun yang ketiga, yaitu karakter berkhidmat dan berkomitmen kepada Muhammadiyah.

Profesional dan kompeten merupakan poin keempat yang disampaikan oleh Fadloli Azis. Bersungguh-sungguh dalam mengajar dan menguasai materi pembelajaran, katanya, merupakan bentuk dari profesional itu sendiri.

“Zaman sekarang semakin berkembang, para siswa bahkan sudah lebih pintar daripada gurunyam. Oleh karena itu, guru harus berkompeten, adaptif, dan terus meng-upgrade diri,” pesannya.

Poin terakhir yang disampaikan adalah berorientasi pada peserta didik dan kemaslahatan. Maksudnya, seorang guru saat mendidik muridnya dilakukan dengan tulus, penuh kasih sayang, lemah lembut, dan peduli terhadap perkembangan siswa.

“Guru tidak hanya mentransfer ilmu semata, tapi spiritual dan moral,” ujarnya. (*)

 


Post Views: 421

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow



sumber berita ini dari [kabargresik.com]

Berita Terkait

Sujud Syukur dan Isak Tangis di Ujung Maraton Asesmen Almadany
Aplikasikan Spirit Ta’awun, Spemutu Gresik Galang Kurban secara Syarikat di Iduladha 1447 H
Gelaran Perdana, Manasik Haji KB – TK Aisyiyah Bungah di Masjid Ahmad Dahlan Sidayu
Lazismu dan PDA Gresik Luncurkan Bunda Tangguh, Dorong Ibu Rumah Tangga Naik Kelas
Kali Pertama Hadir di SD Almadany, MBG Bikin Para Siswa Gembira
Tak Lagi Gagap Inggris, Spemdalas Ajak Calon Siswa Jajal Kelas Percobaan
HW Smamio Juarai ‘Joko Tingkir Literacy Camp Competition’ di UMLA
Dari Udara Sejuk Batu, Ikhtiar Guru SD Muhammadiyah Kebomas Meracik Sekolah Unggul
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:03 WIB

Sujud Syukur dan Isak Tangis di Ujung Maraton Asesmen Almadany

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:00 WIB

Aplikasikan Spirit Ta’awun, Spemutu Gresik Galang Kurban secara Syarikat di Iduladha 1447 H

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:59 WIB

Gelaran Perdana, Manasik Haji KB – TK Aisyiyah Bungah di Masjid Ahmad Dahlan Sidayu

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:55 WIB

Lazismu dan PDA Gresik Luncurkan Bunda Tangguh, Dorong Ibu Rumah Tangga Naik Kelas

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:55 WIB

Kali Pertama Hadir di SD Almadany, MBG Bikin Para Siswa Gembira

Berita Terbaru