PT Bungah Industrial Park (BIP) berkomitmen menyerap minimal 60 persen tenaga kerja lokal sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2022 di kawasan industri Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Komitmen tersebut ditegaskan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan industri.
Project Manager PT Bungah Industrial Park, Antonius Teguh Wisnu, menyatakan bahwa kehadiran BIP harus memberikan manfaat langsung bagi warga sekitar, khususnya dalam hal penyerapan tenaga kerja.
“Kehadiran BIP salah satunya harus bermanfaat bagi warga sekitar. Kami berkomitmen memprioritaskan tenaga kerja lokal untuk bekerja di sini. Dan saya tegaskan rekrutmen BIP gratis, tidak dipungut biaya apapun,” ujarnya saat kegiatan buka puasa bersama warga tiga desa ring satu perusahaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kawasan industri yang dikembangkan BIP berdiri di atas lahan seluas sekitar 346 hektare dan mencakup tiga desa, yakni Desa Melirang, Desa Masangan, dan Desa Bungah. Kawasan ini difokuskan pada sektor otomotif berbasis kendaraan listrik, mineral, dan kimia, serta diproyeksikan menyerap ribuan tenaga kerja.
Selain komitmen penyerapan tenaga kerja lokal, BIP juga berencana mengutamakan keterlibatan masyarakat dalam berbagai program pemberdayaan. Sasaran program tersebut meliputi pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga aparat keamanan di wilayah setempat.
“Harapan kami kehadiran PT Bungah Industrial Park ke depan bisa senantiasa bersinergi dengan warga, tokoh masyarakat dan agama, pemerintahan desa serta aparat keamanan. Sehingga menciptakan iklim yang kondusif, operasional perusahaan lancar dan dapat menyerap tenaga kerja di wilayah Gresik,” terangnya.
Sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dengan masyarakat, PT Bungah Industrial Park juga menggelar kegiatan buka puasa bersama yang diikuti sekitar 320 warga dari tiga desa di Kecamatan Bungah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam Bungah, anggota DPRD Gresik, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat. Selain buka puasa bersama, acara juga diisi dengan santunan anak yatim piatu dan pembagian parsel Lebaran kepada warga.
Melalui kegiatan tersebut, perusahaan berharap dapat memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus menciptakan sinergi dalam mendukung pengembangan kawasan industri yang berkelanjutan.






