Angin Puting Beliung Porak-porandakan 2 Rumah di Gresik

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GRESIK — Cuaca ekstrem yang melanda sebagian Jawa Timur akhir-akhir ini kembali menunjukkan taringnya. Senin sore (22/12/2025), sekitar pukul 17.12 WIB, angin puting beliung disertai hujan deras menerjang Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampean, Kabupaten Gresik. Dua rumah warga ambruk total, sementara seorang remaja mengalami luka di jari tangan.

Kejadian berlangsung sangat cepat. Rumah berbahan seng, besi galvalum, dan atap asbes milik Suaji (44) dan Sali itu hancur seketika. Atap dan material bangunan beterbangan seperti kapas, sementara penghuni sedang berada di dalam rumah. Beruntung, tidak ada korban jiwa.

“Kejadiannya sore, pukul tujuh belas lebih dua belas, dua rumah ambruk total akibat angin puting beliung disertai hujan deras,” ungkap Suryadi, kepala desa Pandanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, salah satu korban luka adalah Dewi (16), putri Suaji, yang jari kelingkingnya terluka akibat seng yang jatuh. “Saat kejadian pemilik rumah di dalam semua, rumahnya berbahan seng, besi galvalum dan atap asbes, jadi sempat terbang hancur semua. Anak Pak Suwaji terkena seng yang terjatuh, beruntung saat seng terjatuh mengenai salon tidak langsung ke tubuh korban, jadi hanya jari tangan yang terluka,” tambah Suryadi.

Dewi langsung dibawa ke puskesmas setempat dan mendapat delapan jahitan. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta. Pemerintah desa telah melaporkan kejadian ini ke Muspika, Koramil, dan Polsek Duduksampean. Proses evakuasi dan perbaikan direncanakan melalui kerja bakti gotong royong pada Selasa pagi.
“Kerugian sekitar seratus juta, sudah saya laporkan ke Muspika, Koramil dan Polsek Duduksampean, nanti bisa diteruskan ke petugas BPBD Kabupaten Gresik,” pungkas Suryadi.

Peristiwa ini menjadi pengingat betapa rawannya wilayah Gresik terhadap bencana hidrometeorologi di musim hujan. BMKG Juanda sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem hingga akhir Desember 2025, termasuk angin kencang dan puting beliung.

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow



sumber berita ini dari [kabargresik.com]

Berita Terkait

UMG Digandrungi Mahasiswa Asing, Masyarakatnya Ramah dan Menyenangkan
Jelang Mudik Lebaran, Polres Gresik Sidak Senpi Anggota
Hasil Penjaringan Kepala Dusun Menuai Dampak, RT/RW Se Dusun Simbar 2 Tampo Layangkan Surat Pernyataan Menolak
Preloved for Love: Kepedulian Siswa Spemdalas Mengalir ke SD MURI
TK ABA 38 Driyorejo Bagi 250 Takjil Buah
Trump Tuntut Iran Menyerah Tanpa Syarat
Lukisan Gua Tertua Dunia di Bulu Sipong Dijaga SIG
UMG Berikan Santunan kepada Puluhan Anak Yatim di 4 Kecamatan Kabupaten Gresik
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:18 WIB

UMG Digandrungi Mahasiswa Asing, Masyarakatnya Ramah dan Menyenangkan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:14 WIB

Jelang Mudik Lebaran, Polres Gresik Sidak Senpi Anggota

Senin, 9 Maret 2026 - 10:08 WIB

Hasil Penjaringan Kepala Dusun Menuai Dampak, RT/RW Se Dusun Simbar 2 Tampo Layangkan Surat Pernyataan Menolak

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:10 WIB

Preloved for Love: Kepedulian Siswa Spemdalas Mengalir ke SD MURI

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:09 WIB

TK ABA 38 Driyorejo Bagi 250 Takjil Buah

Berita Terbaru

Gresik

Jelang Mudik Lebaran, Polres Gresik Sidak Senpi Anggota

Senin, 9 Mar 2026 - 14:14 WIB

Gresik

TK ABA 38 Driyorejo Bagi 250 Takjil Buah

Minggu, 8 Mar 2026 - 02:09 WIB