Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan arah baru pembangunan kesehatan. Dalam Forum Kolaborasi dan Dialog Publik yang digelar Dinas Kesehatan Gresik bersama Komunitas Wartawan Gresik (KWG) di Gedung Nasional Indonesia (GNI), Jumat, 5 Desember 2025, Bupati Fandi Akhmad Yani memaparkan strategi kesehatan yang menekankan pencegahan ketimbang pengobatan.

Pria yang akrab disapa Gus Yani itu menyebut paradigma kesehatan harus bergeser menuju layanan preventif yang mudah diakses masyarakat. “Kami terus mendorong masyarakat di kelurahan dan desa untuk rutin melakukan cek up kesehatan gratis di Puskesmas,” ujarnya, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Gresik Mukhibatul Khusnah.

Ia menegaskan layanan pemeriksaan gula darah, asam urat, dan kolesterol tidak dipungut biaya. Menurutnya, banyak warga enggan memeriksakan diri karena kurang informasi. “Konsepnya adalah pencegahan. Seringkali masyarakat bingung, takut mengecek kesehatan karena khawatir bayar, padahal ini gratis. Harus ada edukasi dari Puskesmas,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penguatan infrastruktur, hingga 2025 sebanyak 29 dari 32 Puskesmas telah memiliki fasilitas rawat inap. Tiga Puskesmas yang belum memenuhi standar diarahkan pindah lokasi agar layanan bisa merata. Optimalisasi Puskesmas Pembantu (Pustu) juga digenjot, termasuk peningkatan kapasitas tenaga kesehatan.

Gus Yani menyinggung tantangan di daerah industri seperti Gresik, terutama terkait hak kesehatan karyawan. Ia memberi instruksi tegas agar Puskesmas tetap melayani pekerja yang sakit meski perusahaan tidak membayar iuran BPJS. “Kalau ada karyawan yang sakit tiba-tiba di pabrik terus dibawa ke Puskesmas, maka tetap harus dilayani,” tuturnya.

Untuk mencegah pelanggaran, Pemkab membentuk Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Ketenagakerjaan. “Tujuannya untuk memantau bila ditemukan pelanggaran iuran BPJS Ketenagakerjaan oleh pabrik,” jelasnya.

Program preventif ini mendapat dukungan dari Kejaksaan Negeri Gresik. Kepala Seksi Intelijen, Raden Achmad Nur Rizky, menegaskan pentingnya kepatuhan perusahaan. “Perusahaan wajib membayar BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan karyawan meski sudah dipecat. Jika itu tidak terjadi, maka kami akan menindaklanjuti,” katanya.

Apresiasi serupa datang dari Polres Gresik. Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Andreas Dwi Anggoro, menilai kolaborasi lintas instansi berjalan efektif. “Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang sudah terbangun. Mudah-mudahan pelayanan baik ini bisa terus terjalin,” ujarnya.

Dialog publik ini menguatkan visi Gresik sebagai daerah dengan layanan kesehatan terjangkau, preventif, dan berpihak pada hak-hak pekerja, ditopang infrastruktur yang kian membaik.

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow



sumber berita ini dari [kabargresik.com]

Berita Terkait

Hardiknas 2026, MTs Muhammadiyah 10 Boarding School Finalisasi Branding untuk Perkuat Daya Saing
Puluhan Siswa MI Islamiyah Mojopetung Belajar Kreasi Taplak dengan Sablon Digital
Integrated Skill Assessment: Kolaborasi Al Islam, Biologi, dan Bahasa Inggris dalam Pembelajaran Nyata di Spemdalas
LDKS dan Outbound Matsamuluh Mojopetung, Cetak Jiwa Pemimpin Lewat Tantangan Seru di Lamongan
Setelah di Balongpanggang, Lazismu Gresik Bekali Guru Berkemajuan di Panceng
Bukan Iklan, Bukan Produk: Ini Faktor Utama yang Bikin Orang Mau Beli
Workshop CV Online di SMK Al-Amin Mojowuku: Siswa Bikin Website Portofolio dalam 1 Jam
Bukan Iklan, Bukan Produk: Ini Faktor Utama yang Bikin Orang Mau Beli
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:34 WIB

Hardiknas 2026, MTs Muhammadiyah 10 Boarding School Finalisasi Branding untuk Perkuat Daya Saing

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Siswa MI Islamiyah Mojopetung Belajar Kreasi Taplak dengan Sablon Digital

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:29 WIB

Integrated Skill Assessment: Kolaborasi Al Islam, Biologi, dan Bahasa Inggris dalam Pembelajaran Nyata di Spemdalas

Jumat, 1 Mei 2026 - 04:25 WIB

LDKS dan Outbound Matsamuluh Mojopetung, Cetak Jiwa Pemimpin Lewat Tantangan Seru di Lamongan

Kamis, 30 April 2026 - 10:25 WIB

Setelah di Balongpanggang, Lazismu Gresik Bekali Guru Berkemajuan di Panceng

Berita Terbaru