PCA Bungah Dorong Penguatan Ranting di Musypimcab

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 03:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Bungah menggelar Musyawarah Pimpinan Cabang (Musypimcab) di Aula SMK Muhammadiyah 1 Gresik, Ahad, 23 November 2025. Sejak pagi, 67 peserta dan tamu undangan memadati ruang acara yang mengusung tema Dinamisasi Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Aisyiyah Bungah yang Berkeadilan.

Pimpinan Daerah Aisyiyah Gresik hadir memberi arahan. Innik Hikmatin menekankan pentingnya ketakwaan dan persaudaraan sebagaimana pesan dalam QS Ali Imran 102–103.
“Jadi jangan sampai perilaku kita melanggar aturan atau norma dalam Al Qur’an,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga memberi dukungan atas keinginan PCA Bungah menambah jumlah ranting. Menurutnya, dengan lebih dari 20 desa di Kecamatan Bungah, jumlah ranting yang ada masih belum ideal.
“Untuk membentuk ranting baru cukup lima orang. Bahkan kalau satu kampung mau dua ranting juga boleh kalau warganya banyak,” katanya.

Sesi sambutan sempat mencuri perhatian ketika Innik membawa tiga buah jeruk ke mimbar. Para peserta bertanya-tanya, sebelum akhirnya jeruk itu diberikan sebagai apresiasi kepada tiga ranting: Melirang yang dinilai paling konsisten berkegiatan, Mengare yang hadir meski dengan berbagai keterbatasan, serta Sukorejo yang berhasil bangkit setelah lama vakum.

Harapan Innik sederhana: agar semangat tiga ranting itu menular. Ia ingin jaringan PCA Bungah terus bertumbuh dan menjadi ruang dakwah yang kokoh bagi perempuan berkemajuan.

Ia juga memberi applause kepada Mas’udah yang tergabung dalam tim Pencegahan Perkawinan Anak.
“Kita ini sebagai Aisyiyah harus jadi corongnya masyarakat, mengingat banyaknya kasus anak maupun remaja di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Menutup pertemuan, Innik kembali mengingatkan 10 komitmen perempuan berkemajuan, mulai dari penguasaan teknologi, pelestarian lingkungan, hingga peran kebangsaan. Ia menyinggung minimnya peserta yang membawa tumbler sebagai contoh kecil komitmen lingkungan yang belum merata.
“Ini adalah salah satu wujud komitmen perempuan berkemajuan nomor dua, pelestarian lingkungan,” katanya.

Musypimcab berakhir dengan pesan yang sama: perempuan Aisyiyah harus terus bergerak, tumbuh, dan menjadi kekuatan sosial di tengah masyarakat.


Post Views: 3

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow



sumber berita ini dari [kabargresik.com]

Berita Terkait

Sikapi Pengobatan Alternatif, Ustadz Anas Thohir: Jangan Hanya Andalkan Logika, Perkuat Ruhiyah
UMG Digandrungi Mahasiswa Asing, Masyarakatnya Ramah dan Menyenangkan
Jelang Mudik Lebaran, Polres Gresik Sidak Senpi Anggota
Hasil Penjaringan Kepala Dusun Menuai Dampak, RT/RW Se Dusun Simbar 2 Tampo Layangkan Surat Pernyataan Menolak
Preloved for Love: Kepedulian Siswa Spemdalas Mengalir ke SD MURI
TK ABA 38 Driyorejo Bagi 250 Takjil Buah
Trump Tuntut Iran Menyerah Tanpa Syarat
Lukisan Gua Tertua Dunia di Bulu Sipong Dijaga SIG
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:18 WIB

Sikapi Pengobatan Alternatif, Ustadz Anas Thohir: Jangan Hanya Andalkan Logika, Perkuat Ruhiyah

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:18 WIB

UMG Digandrungi Mahasiswa Asing, Masyarakatnya Ramah dan Menyenangkan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:14 WIB

Jelang Mudik Lebaran, Polres Gresik Sidak Senpi Anggota

Senin, 9 Maret 2026 - 10:08 WIB

Hasil Penjaringan Kepala Dusun Menuai Dampak, RT/RW Se Dusun Simbar 2 Tampo Layangkan Surat Pernyataan Menolak

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:10 WIB

Preloved for Love: Kepedulian Siswa Spemdalas Mengalir ke SD MURI

Berita Terbaru

Gresik

Jelang Mudik Lebaran, Polres Gresik Sidak Senpi Anggota

Senin, 9 Mar 2026 - 14:14 WIB