Kali Cermen Meluap, Tiga Kecamatan di Gresik Terendam

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan deras yang mengguyur sejak Rabu dini hari (12/11/2025) membuat Kali Cermen meluap. Luapan air itu menenggelamkan sejumlah desa di tiga kecamatan, yakni Benjeng, Menganti, dan Kedamean.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik, Driatmiko Herlambang, menyebutkan air meluap karena hujan berintensitas tinggi disertai drainase yang buruk.
“Kondisi ini menyebabkan tangkis Kali Cermen di beberapa titik jebol, mengakibatkan banjir di permukiman warga, fasilitas umum, serta area persawahan,” ujarnya, Kamis (13/11).

Di Desa Gluranploso, tangkis Kali Cermen jebol sepanjang dua meter dengan kedalaman sekitar tiga meter. Air menggenangi jalan poros desa hingga 30 sentimeter dan merendam sekitar 20 rumah warga. Area sawah seluas seratus hektare juga tak luput dari genangan, termasuk sebuah masjid yang turut terdampak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wilayah Menganti menjadi yang paling parah. Di Desa Bringkang, air menggenang hingga 45 sentimeter di kawasan Perumahan Oma Indah dan merendam 133 rumah warga.
“Sementara di Desa Pranti, sekitar 60 rumah tergenang dengan ketinggian bervariasi. Di Perumahan Graha 2 Menganti, genangan mencapai 60 sentimeter di beberapa titik,” jelas Driatmiko.

Di Desa Beton, genangan setinggi 20 sentimeter meluas sepanjang 300 meter. Dusun Bibis bahkan lebih parah — air setinggi 50 sentimeter menutup akses jalan utama dan merendam 75 rumah warga.

Banjir juga melanda Desa Glindah di Kecamatan Kedamean. Tanggul Kali Cermen di desa itu jebol selebar tiga meter dengan kedalaman dua meter. Meski air di jalan mulai surut, sawah seluas sekitar 70 hektare masih tergenang.

“Tim kami terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memastikan kebutuhan warga terdampak bisa segera terpenuhi,” pungkas Driatmiko.

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow



sumber berita ini dari [kabargresik.com]

Berita Terkait

Hardiknas 2026, MTs Muhammadiyah 10 Boarding School Finalisasi Branding untuk Perkuat Daya Saing
Puluhan Siswa MI Islamiyah Mojopetung Belajar Kreasi Taplak dengan Sablon Digital
Integrated Skill Assessment: Kolaborasi Al Islam, Biologi, dan Bahasa Inggris dalam Pembelajaran Nyata di Spemdalas
LDKS dan Outbound Matsamuluh Mojopetung, Cetak Jiwa Pemimpin Lewat Tantangan Seru di Lamongan
Setelah di Balongpanggang, Lazismu Gresik Bekali Guru Berkemajuan di Panceng
Bukan Iklan, Bukan Produk: Ini Faktor Utama yang Bikin Orang Mau Beli
Workshop CV Online di SMK Al-Amin Mojowuku: Siswa Bikin Website Portofolio dalam 1 Jam
Bukan Iklan, Bukan Produk: Ini Faktor Utama yang Bikin Orang Mau Beli
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:34 WIB

Hardiknas 2026, MTs Muhammadiyah 10 Boarding School Finalisasi Branding untuk Perkuat Daya Saing

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Siswa MI Islamiyah Mojopetung Belajar Kreasi Taplak dengan Sablon Digital

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:29 WIB

Integrated Skill Assessment: Kolaborasi Al Islam, Biologi, dan Bahasa Inggris dalam Pembelajaran Nyata di Spemdalas

Jumat, 1 Mei 2026 - 04:25 WIB

LDKS dan Outbound Matsamuluh Mojopetung, Cetak Jiwa Pemimpin Lewat Tantangan Seru di Lamongan

Kamis, 30 April 2026 - 10:25 WIB

Setelah di Balongpanggang, Lazismu Gresik Bekali Guru Berkemajuan di Panceng

Berita Terbaru