Hari Keempat Fortasi Spemupat Diisi dengan Ta’aruf Ala Ponpes

- Jurnalis

Minggu, 20 Juli 2025 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Beragam cara digelar untuk menyambut sekaligus mengenalkan situasi dan kondisi sekolah kepada murid baru. Selain mengenalkan budaya sekolah dan kebiasaan yang dilakukan oleh murid di sekolah, SMP Muhamnadiyah 4 Kebomas, Gresik (Spemupat) yang berada di Komplek Perguruan Giri, Kecamatan Kebomas, Gresik, tahun ini menggelar Fortasi (Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa ) yang berlangsung selama 4 hari.

Sedikitnya 48 siswa baru di kelas 7 Spemupat  mengikuti kegiatan Fortasi. Seluruh siswa baru ini juga mengikuti kegiatan kepesantrenan. Hari keempat Fortasi, siswa baru masuk kelas menjelang sholat Ashar. Begitu masuk waktu Ashar, semua siswa baru mengkuti sholat sacara berjamaah di masjid di komplek sekolah itu. Selanjutnya, mereka menjalani penguatan akidah, ahlak. Itu dilakukan untuk lebih merekatkan antarpribadi siswa, saling membantu, dan saking gotong royong.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dr Noor Amiruddin, MPdI, salah satu narasumber mengatakan, belajar gaya pondok bisa membimbing para santri untuk mandiri, belajar kebersamaan, belajar sabar, dan belajar berbagi (dermawan).

“Pembelajaran dengan perbuatan secara langsung oleh siswa dengan bimbingan para guru, akan lebih diingat oleh siswa hingga akhir hayat. Kita kenalkan budaya ala pondok pesantren,” jelasnya, Jumat (18/7/2025).

Kepala Spemupat, Makhbub Zunaidi, mengatakan, Fortasi tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Diharapkan, Fortasi menjadi  bekal para siswa untuk mengenal lebih dalam tentang pondok pesantren di lingkungan sekolah. Selain itu, Fortasi juga membuat para siswa saling mengenal dengan penuh keakraban penuh kebahagiaan dengan fondasi keagamaan yang kokoh.

“Karena itu, manfaatkan agenda-agenda Fortasi ini secara maksimal dan ambil pelajaran dan hikmah di dalamnya,” pesan Makhbub Junaidi. (*)

Kontributor: Erna Hidayati


Post Views: 4

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow



sumber berita ini dari [kabargresik.com]

Berita Terkait

Puluhan Siswa MI Islamiyah Mojopetung Belajar Kreasi Taplak dengan Sablon Digital
Integrated Skill Assessment: Kolaborasi Al Islam, Biologi, dan Bahasa Inggris dalam Pembelajaran Nyata di Spemdalas
LDKS dan Outbound Matsamuluh Mojopetung, Cetak Jiwa Pemimpin Lewat Tantangan Seru di Lamongan
Setelah di Balongpanggang, Lazismu Gresik Bekali Guru Berkemajuan di Panceng
Bukan Iklan, Bukan Produk: Ini Faktor Utama yang Bikin Orang Mau Beli
Workshop CV Online di SMK Al-Amin Mojowuku: Siswa Bikin Website Portofolio dalam 1 Jam
Bukan Iklan, Bukan Produk: Ini Faktor Utama yang Bikin Orang Mau Beli
Freeport Dukung Baksos KWG Gresik di HPN 2026, Perkuat Sinergi Media dan Industri
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Siswa MI Islamiyah Mojopetung Belajar Kreasi Taplak dengan Sablon Digital

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:29 WIB

Integrated Skill Assessment: Kolaborasi Al Islam, Biologi, dan Bahasa Inggris dalam Pembelajaran Nyata di Spemdalas

Jumat, 1 Mei 2026 - 04:25 WIB

LDKS dan Outbound Matsamuluh Mojopetung, Cetak Jiwa Pemimpin Lewat Tantangan Seru di Lamongan

Kamis, 30 April 2026 - 10:25 WIB

Setelah di Balongpanggang, Lazismu Gresik Bekali Guru Berkemajuan di Panceng

Rabu, 29 April 2026 - 16:23 WIB

Bukan Iklan, Bukan Produk: Ini Faktor Utama yang Bikin Orang Mau Beli

Berita Terbaru