Polisi Tempuh 8 Jam Tangkap DPO Pembunuhan Gresik

- Jurnalis

Rabu, 2 Juli 2025 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar Gresik – Perjalanan panjang selama delapan jam ditempuh tim Reskrim Polres Gresik demi menangkap Ahmad Midhol (39), pelaku pembunuhan Wardatun Toyyibah, warga Desa Ima’an, Kecamatan Dukun, Gresik. Pelaku yang menjadi buron selama setahun akhirnya diringkus di Kalimantan Tengah, tepatnya di tengah kebun sawit Desa Tumbang Kalang, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Proses penangkapan dilakukan secara diam-diam dan penuh perjuangan. Tim berangkat dari Palangkaraya menuju Kotawaringin Timur menempuh perjalanan darat selama empat jam. Setelah itu, mereka masih harus menempuh perjalanan darat lagi menuju desa lokasi selama tiga jam. Setibanya di sana, pencarian dilanjutkan dengan berjalan kaki satu jam menyusuri kebun sawit.

“Penangkapan pelaku yang masuk DPO ini cukup membutuhkan upaya ekstra. Anggota harus menempuh perjalanan darat dari Palangkaraya ke Kotawaringin Timur sekitar empat jam. Kemudian perjalanan lagi ke desa lokasi memakan waktu tiga jam,” kata Kasatreskrim Polres Gresik, Abid Uais Al-Qarni Aziz.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku akhirnya ditemukan bersembunyi di sebuah gubuk kecil di tengah kebun sawit. Saat hendak ditangkap, Ahmad Midhol sempat berusaha kabur, sehingga polisi melakukan tindakan tegas terukur dan melumpuhkan kedua kakinya.

“Sewaktu diamankan pelaku kaget sudah ada polisi. Kemudian berusaha kabur, tim kami sigap lalu melakukan tindakan terukur,” jelas Abid.

Ahmad Midhol kemudian dibawa ke Bandara Juanda dan tiba pada Senin (30/6/2025) pukul 14.45 WIB. Ia dipapah dalam kondisi kaki diperban dan dikawal ketat menuju Mapolres Gresik untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Gresik, Rovan Richard Mahenu, menyatakan bahwa keberhasilan penangkapan ini menjadi bukti komitmen polisi dalam menangani kasus yang menjadi perhatian masyarakat.

“Banyak masyarakat yang menghubungi kami langsung agar DPO pelaku pembunuhan segera ditangkap dan membuahkan hasil,” pungkasnya.

Penulis : Daniel Andayawan

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow



sumber berita ini dari [kabargresik.com]

Berita Terkait

Puluhan Siswa MI Islamiyah Mojopetung Belajar Kreasi Taplak dengan Sablon Digital
Integrated Skill Assessment: Kolaborasi Al Islam, Biologi, dan Bahasa Inggris dalam Pembelajaran Nyata di Spemdalas
LDKS dan Outbound Matsamuluh Mojopetung, Cetak Jiwa Pemimpin Lewat Tantangan Seru di Lamongan
Setelah di Balongpanggang, Lazismu Gresik Bekali Guru Berkemajuan di Panceng
Bukan Iklan, Bukan Produk: Ini Faktor Utama yang Bikin Orang Mau Beli
Workshop CV Online di SMK Al-Amin Mojowuku: Siswa Bikin Website Portofolio dalam 1 Jam
Bukan Iklan, Bukan Produk: Ini Faktor Utama yang Bikin Orang Mau Beli
Freeport Dukung Baksos KWG Gresik di HPN 2026, Perkuat Sinergi Media dan Industri
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Siswa MI Islamiyah Mojopetung Belajar Kreasi Taplak dengan Sablon Digital

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:29 WIB

Integrated Skill Assessment: Kolaborasi Al Islam, Biologi, dan Bahasa Inggris dalam Pembelajaran Nyata di Spemdalas

Jumat, 1 Mei 2026 - 04:25 WIB

LDKS dan Outbound Matsamuluh Mojopetung, Cetak Jiwa Pemimpin Lewat Tantangan Seru di Lamongan

Kamis, 30 April 2026 - 10:25 WIB

Setelah di Balongpanggang, Lazismu Gresik Bekali Guru Berkemajuan di Panceng

Rabu, 29 April 2026 - 16:23 WIB

Bukan Iklan, Bukan Produk: Ini Faktor Utama yang Bikin Orang Mau Beli

Berita Terbaru