Banyuwangi, Jatim.co – Masuk hari kedua Tahap III Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA Negeri di Kabupaten Banyuwangi diwarnai kecemasan tinggi bagi siswa dan orang tua, Kamis (25/6/2026).
Hal ini karena pergerakan peringkat yang sangat dinamis dan jagat ambang batas berubah secara real time, dan tidak sama dengan pelaksanaan pada tahap-tahap sebelumnya.
Pelaksanaan pada Tahap III Jalur Nilai Prestasi Akademik ini menjadi kesempatan terakhir bagi calon siswa yang belum memperoleh kursi di 16 SMA Negeri Banyuwangi melalui tahapan sebelumnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Iwan Triyono, Pelaksana Tugas Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Banyuwangi, menegaskan bahwa dinamika nilai dan peringkat pada jalur ini bergerak cepat seiring masuknya pendaftar baru ke sistem.
“Orang tua dan calon siswa harus rutin melakukan pengecekan skor ambang batas sebelum mendaftar untuk menentukan pilihan sekolah negeri yang paling memungkinkan,” ujar Iwan.
Skor ambang batas berfungsi sebagai indikator peringkat terakhir dan nilai minimum minimal yang masih tertampung dalam kuota sekolah, sehingga peserta dengan skor di atas batas tersebut memiliki peluang lebih besar untuk lolos seleksi.
Iwan mengingatkan bahwa posisi aman pada pagi hari belum tentu bertahan hingga malam karena arus pendaftaran berlangsung secara real time.
“Tahap ini adalah gerbang final bagi peserta yang belum tertampung, sehingga calon siswa jangan hanya terpaku pada satu sekolah tetapi perlu menyiapkan opsi lain yang peluangnya lebih terbuka,” jelasnya.
Berdasarkan pantuan rekapitulasi ambang batas per 24 Juni 2026 pukul 10.30 WIB, posisi peringkat terakhir dan skor minimum pada 16 SMA Negeri Banyuwangi tercatat sebagai berikut :
- SMAN 1 Genteng : peringkat 102, skor 82,35
- SMAN 1 Rogojampi : peringkat 93, skor 73,42
- SMAN 1 Glagah : peringkat 84, skor 79,14
- SMAN 1 Giri : peringkat 84, skor 77,01
- SMAN 1 Banyuwangi : peringkat 77, skor 75,76
- SMAN 1 Gambiran : peringkat 77, skor 77,65
- SMAN 1 Cluring : peringkat 79, skor 73,38
- SMAN 1 Bangorejo : peringkat 70, skor 59,23
- SMAN Purwoharjo : peringkat 86, skor 74,45
- SMAN Srono : peringkat 33, skor 63,36
- SMAN Glenmore : peringkat 86, skor 72,29
- SMAN Pesanggaran : peringkat 79, skor 69,34
- SMAN Darussholah Singojuruh : peringkat 86, skor 67,06
- SMAN 1 Muncar : peringkat 17, skor 64,71
- SMAN 1 Wongsorejo : peringkat 32, skor 59,63
- SMAN 1 Tegaldlimo : peringkat 86, skor 68,16
Data ambang batas tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu hingga penutupan pendaftaran pada Kamis, 25 Juni 2026 pukul 21.00 WIB.
Seperti diketahui bahwa mekanisme SPMB menuntut strategi ketat dalam memilih sekolah, terutama bagi peserta yang belum mendaftar, dengan memanfaatkan tiga pilihan sekolah sesuai nilai dan keinginan. (riz)






