Kerja Sama Indonesia-Azerbaijan 2026 Fokus Vokasi

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kerja Sama Indonesia-Azerbaijan 2026 diarahkan untuk memperkuat pelatihan vokasi, kompetensi kerja, dan talenta muda.

Kerja Sama Indonesia-Azerbaijan 2026 di bidang ketenagakerjaan akan diarahkan untuk memperkuat pelatihan vokasi, peningkatan kompetensi tenaga kerja, dan pengembangan sumber daya manusia. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan komitmen itu saat menghadiri perayaan HUT ke-108 Republik Azerbaijan di Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yassierli menyampaikan ucapan selamat kepada pemerintah dan rakyat Azerbaijan dalam acara tersebut. Ia juga mengapresiasi hubungan bilateral Indonesia dan Azerbaijan yang terus berkembang sejak kedua negara menjalin hubungan diplomatik pada 1992.

“Selama lebih dari tiga dekade, hubungan Indonesia dan Azerbaijan terus tumbuh positif di berbagai sektor strategis, didorong semangat kerja sama untuk pembangunan dan kemakmuran bersama,” ujar Yassierli.

Yassierli mengatakan kedua negara perlu mengarahkan hubungan bilateral ke kerja sama yang lebih konkret. Menurut dia, dinamika ekonomi global dan perubahan kebutuhan dunia kerja menuntut Indonesia dan Azerbaijan memperkuat kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, Yassierli mendorong penguatan implementasi Nota Kesepahaman atau MoU ketenagakerjaan antara Indonesia dan Azerbaijan. Agenda kerja sama itu mencakup pengembangan keterampilan kerja, pendidikan dan pelatihan vokasi, pengembangan talenta muda, serta penguatan sistem jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Indonesia menyambut baik peluang kolaborasi yang lebih erat dengan Azerbaijan, khususnya dalam pengembangan keterampilan kerja, pelatihan vokasi, dan perluasan kesempatan kerja bagi generasi muda,” kata Yassierli.

Selain kerja sama bilateral, Yassierli juga menyoroti pentingnya kolaborasi Indonesia dan Azerbaijan di forum internasional. Ia menyebut Organisasi Kerja Sama Islam atau OKI dan Gerakan Non-Blok sebagai ruang penting untuk memperkuat hubungan kedua negara.

Indonesia, lanjut Yassierli, juga ingin memperkuat kerja sama ekonomi inklusif dengan Azerbaijan melalui forum Developing Eight atau D-8 yang saat ini dipimpin Indonesia.

“Kami berharap hubungan persahabatan ini terus diperkuat melalui kerja sama nyata, pertukaran keahlian, dan kolaborasi antarlembaga yang memberikan manfaat langsung bagi kedua negara,” ujarnya.





Source link

Berita Terkait

Dirut BSI sebut pihaknya sedang siapkan kantor cabang di Jeddah
InJourney Sediakan 2.088 Tiket Gratis Dukung Mudik
Kapal feri rute Situbondo-Madura-Lembar siap layani angkutan Lebaran
Bukan Iklan, Bukan Produk: Ini Faktor Utama yang Bikin Orang Mau Beli
Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun
Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional
PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:30 WIB

Kerja Sama Indonesia-Azerbaijan 2026 Fokus Vokasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:28 WIB

Dirut BSI sebut pihaknya sedang siapkan kantor cabang di Jeddah

Senin, 18 Mei 2026 - 22:27 WIB

InJourney Sediakan 2.088 Tiket Gratis Dukung Mudik

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:25 WIB

Kapal feri rute Situbondo-Madura-Lembar siap layani angkutan Lebaran

Selasa, 28 April 2026 - 22:12 WIB

Bukan Iklan, Bukan Produk: Ini Faktor Utama yang Bikin Orang Mau Beli

Berita Terbaru

Gresik

Kunci yang Tak Lagi Dipakai

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:35 WIB

Business

Kerja Sama Indonesia-Azerbaijan 2026 Fokus Vokasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:30 WIB

Gresik

Training Camp Futsal SMAMDELA Bangun Kekompakan Pemain

Senin, 25 Mei 2026 - 05:28 WIB