Ujung Dugaan Pemerasan Judi Online: Dua Polisi Nyaris Dihajar Massa di Gresik

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua anggota kepolisian di jajaran Polres Gresik nyaris babak belur dihakimi massa di Desa Petung, Kecamatan Panceng, Gresik, Minggu malam. Kemarahan warga memuncak setelah dua polisi dari Polsek Duduksampeyan itu diduga berulang kali memeras sejumlah pemuda yang dituding terlibat jaringan judi online.

Peristiwa ini bermula saat dua oknum itu mendatangi rumah tiga pemuda di Desa Petung, menuduh mereka bermain judi slot. Bukan proses hukum yang terjadi, melainkan permintaan ‘uang damai’ puluhan juta rupiah dari masing-masing korban.

Belum puas dengan hasil jarahan awal, dua oknum polisi itu kembali menyambangi rumah warga lain di Desa Petung dengan niat serupa pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Namun, tanpa mereka sadari, gerak-gerik mereka sudah diintai warga yang mulai geram dan bersatu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi awalnya ada tiga warga yang didatangi dan dituding jaringan judol, kemudian masing-masing diminta uang damai, dan tadi malam dua oknum polisi itu datang lagi ke rumah warga yang lain yang juga dituding bermain judol untuk meminta uang tambahan. Warga yang sudah kompak akhirnya diam-diam mengikuti gerak-gerik mereka,” tutur Hafidz, warga Desa Petung yang menyaksikan kejadian.

Puncaknya, keluarga korban mengajak kedua oknum polisi itu untuk mediasi di kantor Balai Desa Petung. Saat itulah massa yang sudah berkumpul langsung menyerbu dan menghajar keduanya. Beruntung, polisi lain segera tiba di lokasi untuk melerai dan menyelamatkan kedua oknum dari amuk massa yang lebih parah.

“Saat di balai desa langsung dikepung warga, dan sudah diamankan pihak kepolisian,” terang Hafidz.

Kasatreskrim Polres Gresik Arya Widjaya membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut, dua pelaku berinisial P dan D, yang merupakan anggota Polsek Duduksampeyan, kini telah diamankan di Mapolres Gresik untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. “Sudah diproses Propam, langsung di sel,” pungkas Arya.

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow



sumber berita ini dari [kabargresik.com]

Berita Terkait

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari
Musrenbang Kandangan Prioritaskan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan
FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas
RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?
Petrokimia Gresik Kembangkan GEMBALA di Delapan Kelurahan
Blog Post – 6741 – kabargresik.com
Our Story – 4178 – kabargresik.com
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:17 WIB

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:16 WIB

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Musrenbang Kandangan Prioritaskan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:11 WIB

FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas

Rabu, 30 September 2026 - 18:09 WIB

RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?

Berita Terbaru

Gresik

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Senin, 5 Okt 2026 - 06:17 WIB

Gresik

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:16 WIB