BPBD Dan FPRB Banyuwangi Ajak Ratusan Relawan Dalam Gladi Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Raung

- Jurnalis

Selasa, 3 November 2026 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOORDINASI DAN SINERGI BENCANA - BPBD dan FPRB libatkan ratusan relawan bersama TNI/Polri, PMI, SAR, dan Masyarakat dalam gladi kesiapsiagaan bencana erupsi gunung raung (FPRB Banyuwangi/jatim.co)

KOORDINASI DAN SINERGI BENCANA - BPBD dan FPRB libatkan ratusan relawan bersama TNI/Polri, PMI, SAR, dan Masyarakat dalam gladi kesiapsiagaan bencana erupsi gunung raung (FPRB Banyuwangi/jatim.co)

RUBICNEWS.COM – Guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi erupsi Gunung Raung,  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) terus memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan bencana dengan kegiatan gladi bersama, Selasa (3/11/2026).

Hal ini diwujudkan dengan digelarnya Gladi Kesiapsiagaan Bencana Erupsi Gunung Raung, pada Kamis 28 Oktober 2025, bertempat di Lapangan Sragi, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Gladi bersama lintas sektoral ini juga sebagai langkah antisipasi, edukasi serta peningkatan sumber daya bidang kebencanaan.

Ratusan personel FPRB terpilih dari berbagai wilayah di Kabupaten Banyuwangi mengikuti kegiatan ini. Mereka berasal LRB Muhammadiyah, RAPI, Senkom, Jatayu, Bapena PPNI, Code Oren RSUD Genteng, Mata Raung, FPRB Siliragung, FPRB Sumberberas, AOPGI Jatim, serta yang lain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BPBD Kabupaten Banyuwangi, Partana, mengatakan Gladi kesiapsiagaan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, kesiapan sarana dan prasarana, serta memperkuat koordinasi lintas sektor bersama antara relawan kebencanaan dengan sektor lain.

“Dengan kegiatan ini, peserta berlatih mengikuti jalur evakuasi serta membangun koordinasi antara masyarakat dan unsur pengurangan risiko bencana alam menghadapi kemungkinan situasi darurat akibat aktivitas vulkanik Gunung Raung,” ucap Partana.

Simulasi dan gladi diawali dari Balai Desa Sumberarum, kemudian dilanjutkan menuju posko lapangan sebagai bagian dari simulasi proses evakuasi. Beberapa skenario penanganan bencana disimulasikan, mulai dari proses evakuasi korban, penanganan pengungsi, hingga pendirian posko darurat.

Tidak hanya itu, kesiapan armada penyelamatan, ambulans, serta peralatan Search and Rescue (SAR) juga menjadi bagian penting dalam rangkaian latihan. Sinergi lintas sektor penting untuk memastikan setiap unsur memahami tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing.

Hal yang sama disampaikan perwakilan Lembaga Resiliansi Bencana (LRB) Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Banyuwangi, Fella Layin , menyambut baik dengan pelaksanaan kegiatan ini. Sebab merupakan sarana kesiapan dan pemantapan upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana.

“Kesiapsiagaan adalah kunci penanganan bencana, dengan koordinasi, latihan, dan sinergi seluruh elemen, risiko serta dampak bencana dapat diminimalkan. Selain itu juga memastikan sarana dan alat kelengkapan dapat maksimal pada saat diperlukan dilapangan,” ujar Fella.

BPBD Banyuwangi dan FPRB ikut mendorong keterlibatan berbagai unsur pendukung, diantaranya Palang Merah Indonesia (PMI), relawan kebencanaan, TNI/Polri, serta potensi SAR lainnya. Disisi lain perlunya memberi pemahaman dan keterlibatan masyarakat disekitar lokasi bencana.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti perkembangan informasi aktivitas Gunung Raung melalui kanal resmi BPBD Kabupaten Banyuwangi dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Dengan adanya gladi ini akan terjalin koordinasi, latihan, dan sinergi seluruh elemen, risiko serta dampak bencana yang dapat diminimalisir. Dengan demikian, penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif dan mampu meminimalkan risiko terhadap keselamatan masyarakat. (riz)

Berita Terkait

Razia Operasi Patuh Semeru 2026, Polsek Genteng Gelar Edukasi Keselamatan Lalin Pada Masyarakat
Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Banyuwangi Dikukuhkan, Dua Program Jadi Prioritas Kerjanya
Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah
Minus Anggaran Pengelolaan Sampah, Bumdes Tagih Realisasi Ke Pemdes Tampo
RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal
Ini Alasan Ponpes Zainal Abidin Bungah Upacara Hari Santri Malam Hari
Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN
Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 13:16 WIB

BPBD Dan FPRB Banyuwangi Ajak Ratusan Relawan Dalam Gladi Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Raung

Senin, 2 November 2026 - 15:12 WIB

Razia Operasi Patuh Semeru 2026, Polsek Genteng Gelar Edukasi Keselamatan Lalin Pada Masyarakat

Senin, 2 November 2026 - 12:45 WIB

Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Banyuwangi Dikukuhkan, Dua Program Jadi Prioritas Kerjanya

Senin, 2 November 2026 - 01:19 WIB

Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Minus Anggaran Pengelolaan Sampah, Bumdes Tagih Realisasi Ke Pemdes Tampo

Berita Terbaru