Start Dimulai, Internasional Tour de Banyuwangi Ijen 2025 Diramaikan Para Juara Nasional Masing-Masing Negara

- Jurnalis

Kamis, 31 Juli 2025 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sport Tourism - Event Internasional Tour de Banyuwangi Ijen ajang kompetisi balap sepeda tingkat internasional dengan rute yang dilalui melalui spot-spot wisata di Banyuwangi (Foto: Istimewa/Jatim.co)

Sport Tourism - Event Internasional Tour de Banyuwangi Ijen ajang kompetisi balap sepeda tingkat internasional dengan rute yang dilalui melalui spot-spot wisata di Banyuwangi (Foto: Istimewa/Jatim.co)

Banyuwangi, Jatim.co – Ajang kompetisi balap sepeda Internasional, Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) 2025 resmi dimulai, opening ceremony dilakukan pada Minggu malal (27/7/2025). Sebanyak 120 pembalap dari 24 negara hadir dalam malam ramah tamah bersama di Halaman kantor Pemkab Banyuwangi.

Esok paginya, Senin (28/7/2025) seluruh pembalap melakukan start sebagai tanda dimulainya menjalani Etape Pertama yang di Pantai Mustika, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

TdBI tahun ini juga diramaikan para pembalap juara nasional di tujuh negara. Mereka adalah Arya Phounsvath juara nasional Laos, Yacine Hamzah (Aljazair), Marcelo Felipe (Filipina), Mohammad Abdurrahman (Indonesia), Chin Pokk (Macao), Jaebin Yun (Korea), Sarawut Sirironnachai (Thailand).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka akan bersaing menaklukkan empat etape kompetisi yang masuk agenda Union Cycliste Internationale (UCI/Federasi Balap Sepeda Dunia).

“Saya siap bersaing untuk menjuarai Tour de Ijen. Saya sudah menyesuaikan dan beradaptasi dengan kejuaraan ini. Tahun ini saya lihat cuaca juga mendukung,” kata Metkel Eyob, pembalap peringkat dua TdBI tahun lalu asal Eritrea yang tergabung di Trengganu Cycling Team.

Start Dimulai – Opening Ceremony menandai resmi dimulainya ITdBI 2025 oleh Bupati Banyuwangi bersama Forkopimda dan seluruh peserta (Foto : Istimewa/Jatim.co)

Etape pertama yang menempuh jarak 125,5 kilometer. Start dimulai dari Pasar Pesanggaran dan finis di Kantor Bupati Banyuwangi. Etape ini menjadi ajang pembuka sekaligus pembuktian awal bagi para pembalap sprinter.

Pasar Pesanggaran merupakan salah satu pusat kegiatan ekonomi masyarakat di wilayah selatan Banyuwangi. Dipilihnya pasar ini sebagai lokasi start untuk mengenalkan sisi kehidupan sehari-hari warga Banyuwangi kepada para pebalap dari berbagai negara.

“Pasar ini menggambarkan denyut kehidupan masyarakat. Kita ingin pembalap asing melihat langsung warna asli Banyuwangi. Ramai, hangat, dan penuh semangat,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Etape pertama ini bisa dibilang “pesta” nya para sprinter. Jalur yang dilalui relatif datar (flat). Tidak ada tanjakan yang bikin ngos-ngosan, tapi cukup banyak ruang terbuka untuk pembalap melaju sekencang-kencangnya.

Chairman ITdBI 2025, Guntur Priambodo mengatakan, etape pertama ini sangat cocok bagi para pebalap sprinter untuk mengumpulkan poin dan menunjukkan keunggulan.

“Ada tiga titik sprint yang siap jadi ajang perebutan poin. Mereka pasti gaspol sejak awal,” ujar Guntur.

Tiga titik sprint itu berada di KM 33,1 Plampangrejo, KM 54,2 Benculuk, dan KM 95,3 Temuguruh. Meskipun didominasi lintasan flat, Guntur mengingatkan para peserta tetap mewaspadai tikungan tajam di beberapa segmen rute. “Para rider harus tetap waspada, karena sedikit lengah bisa berakibat fatal,” ucapnya.

Dengan kondisi jalur seperti ini, Guntur meyakini pemegang Ijen Sulfur Jersey (Yellow Jersey) pada etape pertama TdBI, kemungkinan besar akan diraih oleh pebalap sprinter. “Para sprinter tentu akan habis-habisan di etape ini. Tapi kami juga melihat semua pembalap punya peluang yang sama,” pungkas Guntur. (riz)

Berita Terkait

Semangat Pantang Surut, Ratusan Siswa Terjang Banjir Demi Kompetisi Matematika Nalaria Realistik di SD Al Islam Cerme
Smala Expo, Gebrakan Baru Alumni untuk Menembus Perguruan Tinggi
Langkah Tegap Pocil Mugeb Berbuah Penghargaan di Polres Gresik
SD Muwri Resmikan Musholla At-Taqwa, Sebagai Laboratorium Iman Siswa
Momen Tahun Baru, Siswa Spemdalas Raih Juara 1 Gresik Climbing Series 2026
Di Pengajian Ahad Pagi PDM Gresik, Ustadz Jufri Bedah Ide Sesat Sekulerisme, Pluralisme, dan Liberalisme
Sabet Juara 1 Kostum Terbaik, Babinsa Tari SD Mudri Unjuk Prestasi di Ajang ‘SINARA’ SMAN 1 Kedamean
Gresik Phonska Plus Perkenalkan Skuad Proliga 2026

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 05:40 WIB

Semangat Pantang Surut, Ratusan Siswa Terjang Banjir Demi Kompetisi Matematika Nalaria Realistik di SD Al Islam Cerme

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:37 WIB

Smala Expo, Gebrakan Baru Alumni untuk Menembus Perguruan Tinggi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:36 WIB

Langkah Tegap Pocil Mugeb Berbuah Penghargaan di Polres Gresik

Jumat, 9 Januari 2026 - 23:34 WIB

SD Muwri Resmikan Musholla At-Taqwa, Sebagai Laboratorium Iman Siswa

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:33 WIB

Momen Tahun Baru, Siswa Spemdalas Raih Juara 1 Gresik Climbing Series 2026

Berita Terbaru