Pelatih Kepala Persewangi Syamsudin Batolla Meninggal Dunia
Banyuwangi, Jatim.co – Duka mendalam tengah menyelimuti klub sepak bola kebanggaan masyarakat Banyuwangi Persewangi (Persatuan Sepakbola Banyuwangi). Rombongan pengurus Persewangi yang tengah melakukan perjalanan ke MCM Asprov PSSI Jawa Timur alami kecelakaan pada Kamis, (12/12/2024).
Insiden kecelakaan menimpa rombongan klub Persewangi Banyuwangi, Jawa Timur. Dalam insiden itu pelatih kepala Syamsudin Batolla dikabarkan meninggal dunia.
Rombongan pengurus Persewangi yang terdiri dari Sekretaris Persewangi Ari Mustofa, Pelatih Kepala Syamsudin Batolla dan pengemudi mobil Hari. Sedianya mereka tengah melakukan perjalanan mengikuti kegiatan MCM Asprov PSSI Jawa Timur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka mengendarai minibus Toyota Avanza bernomor polisi P 1253 KO, memasuki tol Probolinggo-Pasuruan semula kendaraan minibus berjalan dari arah Gending menuju Leces di lajur 1.
Sesampai di TKP diduga pengemudi mengantuk sehingga pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraannya kemudian menabrak bus Hino nomor polisi K 1591 B yang ada didepannya. Dengan posisi akhir minibus dibahu jalan menghadap ke selatan dan bus berhenti di bahu jalan.
Dalam kecelakaan itu, pelatih kepala Persewangi Banyuwangi, Syamsudin Batolla dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan Sekretaris Persewangi, Ari Mustofa dan sopir bernama Hari mengalami kritis dan dilarikan ke rumah sakit.
Kepergian sosok yang begitu berarti bagi Laskar Blambangan ini meninggalkan duka mendalam bagi seluruh anggota tim. Presiden Persewangi, Handoko, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian Syamsudin Batolla.
“Kami sangat kehilangan sosok pelatih yang sangat berdedikasi dan juga menjadi bagian penting dari keluarga besar Persewangi,” ujar Handoko dalam keterangan resminya.
Syamsudin Batolla telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perkembangan Persewangi. Kepemimpinannya yang kuat dan kemampuannya dalam meracik tim Persewangi. Kepergiannya tentu menjadi kehilangan yang cukup besar bagi Laskar Blambangan.
Bahkan, sebelum kejadian tersebut Syamsudin Batolla tengah menjalankan tugasnya sebagai pelatih kepala Persewangi untuk mengikuti manager class meeting Liga 4 di Surabaya.
Saat ini, Pihak Manajemen Persewangi dan keluarga besar almarhum masih berusaha untuk mengurus segala keperluan terkait dengan kepergian pelatih mereka. Handoko memastikan semua hal termasuk pemulangan jenazah coach Syamsudin Batolla ke Makassar ditangani oleh manajemen klub.
“Kami mohon doa kepada masyarakat untuk almarhum. Semoga semua diberi ketabahan,” pungkasny dalam keterangan yang disampaikan. (riz)
Penulis : Rizkie Andrie
Editor : Akhmad Sutikhon