Perlu Pengerukan Anak Sungai Nelayan Gumeng Gresik Andalkan Sungai Satu-satunya Akses ke Laut

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 02:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar Gresik – Sungai di Desa Gumeng, Kecamatan Bungah, menjadi satu-satunya akses vital bagi ratusan nelayan setempat untuk menuju laut dan menjual hasil tangkapan mereka. Setiap hari, para nelayan harus menempuh jalur sepanjang lima kilometer melewati sungai selebar enam meter tersebut untuk mencari nafkah.

Selain sebagai jalur pelayaran, bibir sungai juga kerap digunakan sebagai tempat bersandar dan bongkar muat hasil tangkapan. Peran sungai ini sangat penting dalam menunjang perputaran ekonomi warga desa.

“Peran sungai ini sangat penting bagi para nelayan Desa Gumeng, karena menjadi akses utama mereka menuju laut untuk mencari ikan. Untuk itu sungai ini harus terus dijaga,” ujar Kepala Desa Gumeng, Muhyiddin, Senin (23/6/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, kondisi sungai saat ini dikhawatirkan menghambat aktivitas para nelayan, terutama saat musim kemarau, karena terjadi pendangkalan. Pemdes Gumeng mengaku sudah pernah mengajukan usulan normalisasi sungai sejak beberapa tahun lalu, tetapi belum ada tindak lanjut yang nyata.

“Dulu sudah ditaksir anggarannya dan bahkan alat berat sempat datang. Tapi kemudian ditarik kembali dan sampai sekarang normalisasi belum juga terjadi. Padahal ini sangat dibutuhkan demi kesejahteraan masyarakat desa, khususnya para nelayan,” ungkap Muhyiddin.

Ia berharap ada perhatian dari pemerintah daerah hingga pusat, termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan, untuk segera mengambil langkah konkret.

“Kami berharap pemerintah segera turun tangan dan melakukan normalisasi. Agar sungai tidak mengalami pendangkalan setiap musim kemarau. Tujuannya tidak lain untuk kesejahteraan masyarakat desa yang berprofesi sebagai nelayan, agar mereka bisa tetap melaut di segala musim,” tegasnya.

Kondisi ini mencerminkan pentingnya keberadaan infrastruktur pendukung seperti jalur air bagi desa pesisir. Tanpa perhatian dan tindakan nyata, perekonomian warga yang menggantungkan hidup dari laut bisa terancam.

Penulis : Akhmad Sutikhon

Editor : Tiko

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow



sumber berita ini dari [kabargresik.com]

Berita Terkait

Serpihan Kisah Jalanan Becek Menuju Kemenangan
Hadirkan Profesional dari Freeport Indonesia, SMAMIO Bekali Siswannya Hadapi Peluang Karier 
PCM Driyorejo Gelar Kajian Pra-Ramadan, Inilah Empat Hal yang Harus Dipersiapkan agar Puasa Berkualitas dan Lebih Baik dari Sebelumnya 
Qabilah SD Muhammadiyah Benjeng Raih Juara 2 PBB Konfigurasi Putri di Kemahiran HW Kwarda Gresik
TPA Baitul Hidayah Sekarputih Balongpanggang Gelar Wisata Bersama
Membanggakan, Spemdalas Juara I di Ajang Muhammadiyah Development Training Center
Sinergitas, Refreshing dan Pemantapan Program, Tingkatkan Nilai Keberadaban Ber-Aisyiyah
Berebut Juara dalam Lomba Fashion Show, Beginilah Serunya Aksi Siswa KB Aisyiyah 31 Wringinanom 
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 00:03 WIB

Serpihan Kisah Jalanan Becek Menuju Kemenangan

Rabu, 21 Januari 2026 - 06:02 WIB

Hadirkan Profesional dari Freeport Indonesia, SMAMIO Bekali Siswannya Hadapi Peluang Karier 

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:01 WIB

PCM Driyorejo Gelar Kajian Pra-Ramadan, Inilah Empat Hal yang Harus Dipersiapkan agar Puasa Berkualitas dan Lebih Baik dari Sebelumnya 

Senin, 19 Januari 2026 - 18:00 WIB

Qabilah SD Muhammadiyah Benjeng Raih Juara 2 PBB Konfigurasi Putri di Kemahiran HW Kwarda Gresik

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:57 WIB

TPA Baitul Hidayah Sekarputih Balongpanggang Gelar Wisata Bersama

Berita Terbaru

Gresik

Serpihan Kisah Jalanan Becek Menuju Kemenangan

Kamis, 22 Jan 2026 - 00:03 WIB