Mahfud: Tekanan Politik Tidak Perlu Dilawan

- Jurnalis

Sabtu, 2 Desember 2023 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD mengatakan apabila warga mendapatkan tekanan politik maka tidak perli dilawan. Pernytaan ini disampaikan di di Pondok Pesantren Sulaiman, Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek saat  menghadiri deklarasi relawan

Dalam kesempatan itu sejumlah kiai sewilayah Mataraman hadir. Mahfud MD mengajak para santri dan kiai yang hadir dalam kegiatan tersebut, untuk menjaga kerukunan dan menjunjung nilai-nilai pesantren.

Mantan Rektor Universitas Islam Kadiri ini juga mengajak semua kiai dan santri untuk memilih sesuai bisikan hati nurani dan keyakinan yang terbaik tentang Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun saat ini Mahfud MD menjadi Cawapres, namun para kiai dan santri tetap diminta memberi penilaian yang objektif dan benar.

“Jika cocok silahkan dipilih, tapi jika tidak gak usah,” ujar Mahfud MD, Sabtu (2/12/2023).

Mahfud MD juga menyinggung terkait tekanan politik yang bisa terjadi. Menurutnya jika tekanan politik yang tidak sehat dilakukan oleh pemerintah maka hal tersebut tidak perlu dilawan. Perlawanan dianggap akan sia-sia. Nantinya saat pemilihan mereka diharapkan tetap memilih sesuai dengan keyakinan dan hati nurani.

“Bagaimanapun isu itu ada, saya katakan tekanan politik kalau dari aparat dari pemerintah tidak usah dilawan, dilawan tidak ada gunanya, diiyakan saja nanti kalau pas pemilu nyoblos dipilih sesuai keyakinan,” tuturnya.

Di hadapan para relawan, Mahfud MD berjanji meningkatkan kesejahteraan guru ngaji dan kiai kampung jika terpilih pada pemilu 2024 mendatang. Mantan Ketua MK ini berpendapat negara memiliki ribuan hektar tanah yang dapat dikelola oleh lembaga Pondok Pesantren. Alokasi dana pada APBN juga bisa digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan guru ngaji tersebut.

“Kita akan hitung lagi anggaran negara biar ada alokasi untuk kesejahteraan guru ngaji,” pungkasnya.

Berita Terkait

Saat Kapolresta Jadi Penceramah Di Kajian Ramadhan Muhammadiyah Banyuwangi, Beri Pesan Spiritual Dan Ajak Sinergi
Siap Jalani Monitoring Setahun, 5 Kepala AUM Driyorejo Terima Buku RTL Baitul Arqom 1447 H
Dorong Semangat Program SIKAP, Kadindik Jawa Timur Salut Pada Inovasi Ketahanan Pangan SLB Negeri Tamanagung
Gemilang Ramadan 2026, IPM Smamio Diteguhkan sebagai Agen Perubahan Berkemajuan
Perkuat Iman dan Kemandirian, Murid SD Mudri Bermalam di Pondok Pesantren Al Fattah
Patroli Sahur Berujung Tawuran di Gresik, 2 Pemuda Terluka
Melek Teknologi Modern, SMK Muhammadiyah 5 Gresik Manfaatkan Drone untuk Pemberian Nutrisi Tanaman
Keberatan Hasil Tes Karena Tidak Fair Dan Transparan, Calon Kepala Dusun Simbar 2 Tampo Ajukan Protes

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 11:19 WIB

Saat Kapolresta Jadi Penceramah Di Kajian Ramadhan Muhammadiyah Banyuwangi, Beri Pesan Spiritual Dan Ajak Sinergi

Senin, 2 Maret 2026 - 01:55 WIB

Siap Jalani Monitoring Setahun, 5 Kepala AUM Driyorejo Terima Buku RTL Baitul Arqom 1447 H

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:20 WIB

Dorong Semangat Program SIKAP, Kadindik Jawa Timur Salut Pada Inovasi Ketahanan Pangan SLB Negeri Tamanagung

Minggu, 1 Maret 2026 - 07:53 WIB

Gemilang Ramadan 2026, IPM Smamio Diteguhkan sebagai Agen Perubahan Berkemajuan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:52 WIB

Perkuat Iman dan Kemandirian, Murid SD Mudri Bermalam di Pondok Pesantren Al Fattah

Berita Terbaru