Jalan Bandung Kota Malang Abrol

- Jurnalis

Kamis, 7 Desember 2023 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Bandung, di tengah Kota Malang ambrol Kamis siang (7/12/2023). Tepatnya, di depan Sekolah Karya Sang Timur.

Pemkot Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, hingga kini masih melakukan penanganan.

Kawasan sekitar lokasi kejadian, pun dilakukan penutupan jalan. Alat berat berupa ekskavator juga diturunkan untuk penanganan awal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalan ambrol itu memiliki lebar sekitar 1,5 meter dengan kedalaman 5 meter.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Dandung Julhardjanto mengatakan, penyebab jalan ambles tersebut karena adanya gorong-gorong lama peninggalan Belanda yang sudah tidak mampu menahan beban berat lagi.

“Sehingga jalannya ambles, kalau kedalaman lima meter, ini bukan drainase tetapi bagian dari saluran irigasi,” kata Dandung.

Jalan ambrol ini juga dirobohkan dengan ekskavator untuk memaksimalkan pembenahan.

“Jalan yang menggantung, karena di dalamnya gerowong, ini sekalian dirobohkan dengan alat berat untuk penanganan awal,” katanya.

Penanganan jalan ambrol tersebut dilakukan secara bertahap. Namun, pengerjaannya belum bisa dipastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pembenahan jalan ambles itu.

“Bagian salurannya dulu kita tangani, kemudian nanti dilakukan pemadatan dan perkerasan, untuk selanjutnya dilakukan pengembalian aspal seperti semula, mulai hari ini kita lakukan penanganan,” katanya.

Pihaknya juga akan melakukan kajian kebutuhan apa yang harus dipenuhi untuk penanganan dan pengembalian kondisi jalan ambles itu.

“Tetap diuruk karena posisi saluran irigasi ada di bawah, diuruk tanah, baru atasnya kita aspal. Kita lihat kondisi cuaca juga, karena apa, salurannya juga perlu dicor, dan itu menunggu supaya matang dan keras. Kemudian, setelah uruk tanah, atasnya tidak bisa langsung diaspal, kita lakukan perkerasan dulu, dicor,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan, bahwa penutupan jalan dilakukan hingga pembenahan selesai.

“Penutupan jalan mengikuti proses rehab tersebut selesai. Estimasi waktu pekerjaan yang tahu Dinas PU,” katanya.

Berita Terkait

Implementasi Budaya Berkemajuan, Pengajian Ahad Pagi di GDM Gresik Bahas Peradaban Islam, KHGT, hingga Rudal Balistik
Hangatnya Halal Bihalal Lazismu Gresik, Momentum Syukur dan Optimisme Pasca-Ramadan
Smamio Cetak Rekor Baru: Kelulusan SNBP 2026 Melonjak 100 Persen
Malam Abata SD Almadany: Libatkan Allah dalam Setiap Urusan
Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim
Kerupuk Kriting Asli Bandhung – Girimu
Hangatnya Halal Bihalal Spemdalas: Dari Jabat Tangan hingga Berbagi Cerita Lebaran
Lewat Adu Penalti Dramatis, MTs Muhammadiyah 1 Dukun Tumbangkan AFH FC Solokuro Lamongan

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 09:24 WIB

Implementasi Budaya Berkemajuan, Pengajian Ahad Pagi di GDM Gresik Bahas Peradaban Islam, KHGT, hingga Rudal Balistik

Minggu, 5 April 2026 - 15:23 WIB

Hangatnya Halal Bihalal Lazismu Gresik, Momentum Syukur dan Optimisme Pasca-Ramadan

Sabtu, 4 April 2026 - 21:22 WIB

Smamio Cetak Rekor Baru: Kelulusan SNBP 2026 Melonjak 100 Persen

Sabtu, 4 April 2026 - 03:21 WIB

Malam Abata SD Almadany: Libatkan Allah dalam Setiap Urusan

Jumat, 3 April 2026 - 21:48 WIB

Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim

Berita Terbaru