Ditemukan, TNI AL Dan Basarnas Ketahui Keberadaan KMP Tunu Pratama Jaya Posisi Terbalik Di Kedalaman 50 Meter

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketemu - Hasil Identifikasi dari perangkat Side Scan Sonar (S3) milik Basarnas menunjukkan titik lokas, kedalaman dan dimensi benda yang diketahui adalah identik dengan KMP Tunu Pratama Jaya (Foto : Basarnas/Jatim.co)

Ketemu - Hasil Identifikasi dari perangkat Side Scan Sonar (S3) milik Basarnas menunjukkan titik lokas, kedalaman dan dimensi benda yang diketahui adalah identik dengan KMP Tunu Pratama Jaya (Foto : Basarnas/Jatim.co)

Banyuwangi, Jatim.co TNI Angkatan Laut (AL) bersama tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Perairan Selat Bali pada 7 Juli 2025.

Hal ini berdasarkan penelusuran TNI AL, bangkai KMP Tunu Pratama Jaya ditemukan dalam posisi terbalik di dasar laut. Bangkai kapal diperkirakan berada di kedalaman 47 hingga 50 meter.

Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II, Laksamana Pertama Endra Hartono, mengatakan bangkai kapal berhasil ditemukan pada 12 Juli lalu dengan menggunakan pemindaian bawah air oleh KRI Spica. Sedangkan proses pencarian dimulai pada 9 Juli pukul 20.47 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat itu KRI Spica-934 mendeteksi sebuah obyek bawah laut menggunakan teknologi Multi Beam Echo Sounder (MBES). Obyek terlihat dengan dimensi 69,7 meter, lebar 11,6 meter dan tinggi 12 meter itu berada di kedalaman 47 hingga 50 meter,” ujar Endra, Senin (14/7/2025).

Selanjutnya dalam keterangan tertulis Endra menambahkan, obyek ini kemudian diberi label Ref nomor 8, dan pada pencarian 10 Juli 2025 pukul 10.42 WIB, KRI Pulau Fanildo-723 bersama Tim Survei Pushidrosal melakukan investigasi lanjutan menggunakan perangkat Side Scan Sonar (S3).

“Hasilnya, obyek tersebut dipastikan berada dalam posisi terbalik di dasar laut. Obyek itu memiliki dimensi yang sesuai dengan KMP Tunu Pratama Jaya,” jelasnya kembali.

Tim Gabungan – TNI AL bersama Basarnas dan Dirpolairud Polda Jatim sedang melakukan pendeteksian di titik lokasi yang menjadi tempat tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya (Foto : TNI AL/Jatim.co)

Konfirmasi obyek di dasar laut KMP Tunu setelah dilakukan penurunan kamera

Endra mengatakan, informasi obyek referensi 8 itu KMP Tunu Pratama Jaya itu diketahui setelah dilakukan penurunan kamera sebanyak tiga kali. Operasi ini melibatkan penyelam onboard di KRI Spica.

“Pada penurunan kamera ketiga pukul 11.41 WIB, kamera berhasil merekam video dan foto bangkai kapal yang teridentifikasi sebagai KMP Tunu Pratama Jaya dalam posisi terbalik. Ciri khas lambung, rampa, dan nama kapal tampak jelas dalam rekaman,” ucapnya.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan analisis video yang diperoleh dari dasar laut dan dicocokan dengan dokumentasi ketika kapal docking. Tim SAR gabungan kemudian menyimpulkan bahwa obyek ref nomor 8 adalah KMP Tunu Pratama Jaya.

Kamera Bawah Laut – Tim Gabungan menurunkan kamera penyelam onboard KRI Spica untuk mengetahui analisa lebih dalam video dan foto benda yang diketahui bangkai KMP Tunu Pratama Jaya (Foto : TNI AL/Jatim.co)

Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya akan diangkat dari dasar laut

Sementara, Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan Kesiapsiagaan Basarnas, Ribut Eko Suyatno, mengatakan untuk langkah berikutnya tim akan merancang proses evakuasi bangkai kapal.

Pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya dari kedalaman 50 meter akan disesuaikan dengan prosedur yang ada mengingat arus laut di Perairan Selat Bali sangat kuat.

“Langkah pertama, KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) berkoordinasi dengan operator kapal terkait pengangkatan bangkai kapal, dan administrasi secara tertulis sudah dilakukan,” kata Ribut.

Distrik Navigasi Tanjung Perak juga akan menerbitkan pemberitahuan maritim agar masyarakat dan pelaut menghindari titik referensi delapan.

Tanda-tanda visual akan dipasang di area tersebut untuk menandai lokasi bangkai kapal dan mencegah aktivitas seperti labuh jangkar atau navigasi yang bisa mengganggu proses evakuasi.

Update Terakhir Korban – Petugas bersama warga menemukan kembali jenazah yang diduga korban tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya di pantai sekitar sembulungan Muncar (Foto : istimewa/Jatim.co)

Update pencarian korban, 17 korban hingga kini masih dinyatakan hilang

Sementara, hingga saat ini tim SAR Gabungan masih mencari 17 korban yang hilang. Sebanyak 30 korban ditemukan dalam keadaan selamat. Kemudian, 18 korban lainnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Diperkirakan jumlah korban bisa bertambah karena ada beberapa korban yang ditemukan tetapi namanya tidak ada di dalam daftar manifes. Ketika tenggelam, KMP Tunu Pratama Jaya mengangkut 53 penumpang dan 12 ABK/kru serta 22 unit kendaraan. (riz)

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 5 Gresik Gelar Workshop Digital
Pasar Murah Kejari Gresik Diserbu Warga
KLM Ayta CK2 Ditemukan, Seluruh ABK Selamat
SMK Muhamadiyah 5 Gresik Gelar Workshop SPMB
Polres Gresik Razia Warkop Jual Miras di Cerme
RW 01 Juara Voli Tingkat RW Di Serah
Tasyakuran HUT RI ke-80 Warga Tebuwung Di Jalan Cendrawasih
Penonton Konser New Pallapa di Ujungpangkah Meninggal

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:40 WIB

SMK Muhammadiyah 5 Gresik Gelar Workshop Digital

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:37 WIB

Pasar Murah Kejari Gresik Diserbu Warga

Jumat, 29 Agustus 2025 - 04:35 WIB

KLM Ayta CK2 Ditemukan, Seluruh ABK Selamat

Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:33 WIB

SMK Muhamadiyah 5 Gresik Gelar Workshop SPMB

Rabu, 27 Agustus 2025 - 16:33 WIB

Polres Gresik Razia Warkop Jual Miras di Cerme

Berita Terbaru

Gresik

SMK Muhammadiyah 5 Gresik Gelar Workshop Digital

Sabtu, 30 Agu 2025 - 16:40 WIB

Gresik

Pasar Murah Kejari Gresik Diserbu Warga

Jumat, 29 Agu 2025 - 22:37 WIB

Gresik

KLM Ayta CK2 Ditemukan, Seluruh ABK Selamat

Jumat, 29 Agu 2025 - 04:35 WIB

Gresik

SMK Muhamadiyah 5 Gresik Gelar Workshop SPMB

Kamis, 28 Agu 2025 - 10:33 WIB

Gresik

Polres Gresik Razia Warkop Jual Miras di Cerme

Rabu, 27 Agu 2025 - 16:33 WIB