Belajar Memimpin dari Hati, Pesan Kepala Smamio di ‘Future Leader Camp’ IPM

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 05:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Udara sejuk Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026), menjadi saksi lahirnya semangat baru para kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (Smamio). Di tengah suasana Future Leader Camp, para peserta larut dalam sebuah sesi reflektif bersama Kepala Smamio, Ulyatun Nikmah, MPd, yang hadir bukan sekadar sebagai pemateri, tetapi sebagai teladan kepemimpinan.

Dengan gaya penyampaian yang hangat dan mengalir, Ulyatun mengajak peserta memahami perbedaan mendasar antara pemimpin dan pimpinan. Menurutnya, pimpinan bisa lahir dari jabatan, tetapi pemimpin tumbuh dari kepercayaan, keteladanan, dan kemampuan menggerakkan orang lain.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memimpin bukan tentang posisi, tapi tentang proses,” tuturnya, membuka diskusi yang langsung menyentuh kesadaran peserta.

Ia kemudian mengulas proses membentuk kemampuan memimpin program. Itu proses yang tidak instan, melainkan ditempa melalui pengalaman, kegagalan, evaluasi, dan keberanian mengambil tanggung jawab. Dari sinilah, lanjutnya, seorang pemimpin belajar memahami dinamika tim dan tujuan bersama.

Dalam sesi tersebut, Ulyatun menekankan empat pilar kepemimpinan yang harus dimiliki setiap kader. Pertama, visi, sebagai arah dan cita-cita yang jelas. Kedua, SDM (orang), karena pemimpin sejati mampu merangkul dan menguatkan timnya. Ketiga, strategi, yakni kecakapan merancang langkah untuk mencapai tujuan. Keempat, integritas, sebagai fondasi moral yang menjaga pemimpin tetap lurus dalam setiap keputusan.

Tak kalah pentingnya, ia mengingatkan tentang kekompakan dalam berorganisasi. Menurutnya, organisasi yang kuat bukan yang bebas perbedaan, tetapi yang mampu menyatukan perbedaan menjadi kekuatan.

“Dalam kepemimpinan, kita tidak dituntut untuk sempurna, tapi untuk saling menyempurnakan,” ujarnya.

Keteladanan kepemimpinan paling ideal, lanjut Ulyatun, tecermin pada sosok Nabi Muhammad SAW. Ia adalah pemimpin yang utuh dengan sifat shidiq, tabligh, amanah, dan fathona, yakni jujur, komunikatif, dapat dipercaya, dan cerdas. Nilai-nilai inilah yang relevan sepanjang zaman dan layak diteladani oleh para pemimpin muda.

Ia juga menyinggung realitas kepemimpinan yang tak selalu mudah. “Setiap pemimpin pasti ada yang suka dan tidak suka,” pesannya lugas.

Namun, hal itu tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berkarya. Justru di situlah seorang pemimpin diuji untuk tetap memberikan kontribusi terbaik bagi umat dan organisasi.

Untuk menguatkan pesannya, Ulyatun mengaitkan konsep kepemimpinan dengan nilai Al-Quran. Ia menyebut kandungan Surat An-Nisa ayat 48 sebagai pengingat pentingnya menjaga keikhlasan dan tanggung jawab moral, serta Surat Al-Ahzab ayat 21 yang menegaskan Rasulullah sebagai teladan terbaik dalam kehidupan, termasuk dalam memimpin.

Sesi tersebut ditutup dengan suasana hening penuh refleksi. Para peserta Future Leader Camp IPM Smamio tak hanya membawa pulang catatan materi, tetapi juga kesadaran baru, bahwa kepemimpinan adalah perjalanan panjang untuk memberi manfaat, menebar nilai, dan mengabdi dengan sepenuh hati. (*)

Kontributor: Fitri Dewi Sundari


Post Views: 1



sumber berita ini dari [kabargresik.com]

Berita Terkait

Siap Jalani Monitoring Setahun, 5 Kepala AUM Driyorejo Terima Buku RTL Baitul Arqom 1447 H
Dorong Semangat Program SIKAP, Kadindik Jawa Timur Salut Pada Inovasi Ketahanan Pangan SLB Negeri Tamanagung
Gemilang Ramadan 2026, IPM Smamio Diteguhkan sebagai Agen Perubahan Berkemajuan
Perkuat Iman dan Kemandirian, Murid SD Mudri Bermalam di Pondok Pesantren Al Fattah
Patroli Sahur Berujung Tawuran di Gresik, 2 Pemuda Terluka
Melek Teknologi Modern, SMK Muhammadiyah 5 Gresik Manfaatkan Drone untuk Pemberian Nutrisi Tanaman
Keberatan Hasil Tes Karena Tidak Fair Dan Transparan, Calon Kepala Dusun Simbar 2 Tampo Ajukan Protes
Surat Terpendek untuk Luka Terlebar: Menggapai Telaga Surga di Balik Sebuah Kehilangan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 01:55 WIB

Siap Jalani Monitoring Setahun, 5 Kepala AUM Driyorejo Terima Buku RTL Baitul Arqom 1447 H

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:20 WIB

Dorong Semangat Program SIKAP, Kadindik Jawa Timur Salut Pada Inovasi Ketahanan Pangan SLB Negeri Tamanagung

Minggu, 1 Maret 2026 - 07:53 WIB

Gemilang Ramadan 2026, IPM Smamio Diteguhkan sebagai Agen Perubahan Berkemajuan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:52 WIB

Perkuat Iman dan Kemandirian, Murid SD Mudri Bermalam di Pondok Pesantren Al Fattah

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:50 WIB

Patroli Sahur Berujung Tawuran di Gresik, 2 Pemuda Terluka

Berita Terbaru

Gresik

Patroli Sahur Berujung Tawuran di Gresik, 2 Pemuda Terluka

Jumat, 27 Feb 2026 - 19:50 WIB