Awal 2025 Polri Terapkan Tilang Dengan Pengurangan Poin, Berikut Penjelasan Skema Dari Korlantas

- Jurnalis

Senin, 6 Januari 2025 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim.co Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai menerapkan sistem pengurangan poin bagi pelanggar lalu lintas yang akan diberlakukan pada tahun ini. Sistem poin itu bernama traffic activity report dengan menggunakan sistem nilai kepatutan berkendara (merit point system).

Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Inspektur Jenderal Aan Suhanan menjelaskan, sistem ini akan menjadi data keselamatan terhadap perilaku masyarakat dalam berkendara atau berlalu lintas di jalan dengan parameternya adalah pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas.

“Seorang pengendara yang memiliki surat izin mengemudi (SIM) mendapatkan 12 poin dalam setahun. Apabila melakukan pelanggaran ringan, akan dikurangi satu poin,” kata Aan Suhanan dalam keterangan yang disampaikan di Jakarta, Ahad (5/1/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Aan menambahkan, jika melakukan pelanggaran sedang akan dikurangi tiga poin, apabila melakukan pelanggaran berat, akan dikurangi lima poin. Apabila melakukan kecelakaan hingga menyebabkan korban meninggal, dikurangi 12 poin, lalu tabrak lari SIM langsung dicabut permanen.

Kemudian bila poin habis dalam periode 1 tahun, maka SIM pengendara tersebut akan ditarik atau diblokir. Nantinya pada saat perpanjangan, harus diulang. Poin yang diterapkan akan diintegrasikan dalam penerbitan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).

“Kami akan memberikan catatan berapa kali (pemegang) SIM ini melakukan pelanggaran lalu lintas, berapa kali terlibat dalam kecelakaan lalu lintas. Salah satu upaya memberi kepastian hukum pada masyarakat, Korlantas memperketat pengawasan pengendara melalui tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE),” tuturnya kembali.

Kepala Korlantas juga menyampaikan alasan mengapa usulan pemberlakuan SIM seumur hidup tak bisa diterapkan. Sebab SIM tidak bersifat seumur hidup, karena bukan merupakan produk administratif.

“SIM harus diperpanjang setiap lima tahun sekali karena keterampilan pengemudi harus diuji setiap periode tersebut. SIM itu juga merupakan alat kompetensi terhadap keterampilan berkendara,” jelasnya.

Perpanjangan SIM bertujuan memberikan data koreksi kepada kepolisian, sebab dalam jangka waktu tersebut, pemilik SIM bisa berubah identitas ataupun alamat. Karena itu usulan agar SIM berlaku seumur hidup telah ditolak oleh Mahkamah Konstitusi (MK) pada 14 September 2023. (red)

Penulis : Rizkie

Editor : Andri Aan

Berita Terkait

Matamuda MI Islamiyah Mojopetung Hadirkan Madrasah Ramah, Murid Bahagia lewat Kegiatan Edukatif dan Menyenangkan
Prodi PGSD FKIP UMG Raih Predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan, Pacu Semangat Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Tiga Keberkahan Warnai Pengajian Bulanan Muhammadiyah-Aisyiyah Ranting Srembi Kebomas
Meriah dan Penuh Semangat, SD Al Islam Cerme Gelar Demo Ekstrakurikuler di Bawah Terik Matahari
MPLS KB dan TK Aisyiyah Wringinanom Ditutup dengan Keceriaan Fun Game Bersama Orang Tua
Smamsatu Gresik Gelar Kuliah Tamu Prodistik ITS, Dorong Siswa Siapkan Karya dan Karier
MomenMU di SD Mudri: Siswa Kelas Enam Bertindak, Intip Kesehatan Kuku dan Gigi Teman
PR ‘Aisyiyah Banyutengah Buka Milad ke-109 dengan Pawai Ta’aruf, Ribuan Warga Ikuti Semarak Dakwah

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 02:10 WIB

Matamuda MI Islamiyah Mojopetung Hadirkan Madrasah Ramah, Murid Bahagia lewat Kegiatan Edukatif dan Menyenangkan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:08 WIB

Prodi PGSD FKIP UMG Raih Predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan, Pacu Semangat Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Senin, 20 Juli 2026 - 14:02 WIB

Tiga Keberkahan Warnai Pengajian Bulanan Muhammadiyah-Aisyiyah Ranting Srembi Kebomas

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:00 WIB

Meriah dan Penuh Semangat, SD Al Islam Cerme Gelar Demo Ekstrakurikuler di Bawah Terik Matahari

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:59 WIB

MPLS KB dan TK Aisyiyah Wringinanom Ditutup dengan Keceriaan Fun Game Bersama Orang Tua

Berita Terbaru