GIRIMU.COM — Asesmen praktik kelas VI SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas, Gresik pada Rabu (4/2/2026) memasuki hari ke-4. Kali ini pelajaran yang diujikan adalah Pendidikan Kemuhammadiyan dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial.
Pada pelajaran Pendidikan Kemuhammadiyan, siswa diuji tingkat kreativitas, kecerdasan dan daya pikirnya. Mereka mendapat tantangan mengemas acara Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di sekolah yang menarik minat pelajar dan tidak melanggar aturan nilai ke-Islaman dan ke-Muhammadiyahan.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami takjub dengan kemasan acara beberapa siswa. Mereka dapat menentukan acaranya, sasaran, tindak lanjut, hingga anggaran keuangannya,” ujar guru kelas VI Nur Aini, SPd, MPd.
Setelah merancang kemasan acara yang menarik, mereka kemudian mempresentasikan di depan guru mata pelajaran Kemuhammadiyahan.
“Saya dibantu Google Ustadz saat mencari informasi yang dibutuhkan,” ungkap Vanza Oktalisa Hariyadi.
Azkia Fi’arafatillah, siswa lainnya, mengemas acara lomba Nasyid dan Puisi Islami yang dapat diikuti siswa kelas IV-VI. Fia menjelaskan maksud dan tujuan acara ini adalah mengajak generasi muda aktif berkarya positif dan melatih kepercayaan diri, sehingga dapat melahirkan kader IPM yang aktif dan kreatif.
Ia membutuhkan biaya Rp 2 juta yang dirincinya untuk pos konsumsi, hadiah lomba, dokumentasi dan dekorasi, sound system, dan sertifikat peserta.
Guru IPAS, Shinta Lailatur Rizka, SPd, menguji siswanya dengan membuat alat yang menunjukkan adanya perubahan energi.
“Peserta didik dapat memahami berbagai sumber energi serta bentuk energi dan perubahan energi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Siswa seakan berlomba merancang dan membuat alat yang akan diujicobakan. Ada yang membuat kapal-kapalan dengan tenaga kincir. Ada pula yang membuat kincir air, dan ada yang membuat mobil-mobilan dengan tenaga balon. (*)
Kontributor: Mahfudz Efendi
Post Views: 6







