Akses Transportasi Banyuwangi Mandek Jegrek, Pintu Masuk Dua Arah Terhambat, Ditambah Pula Balap Sepeda Internasional Tour de Ijen Dan Pawai Sound Horeg

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Transportasi Mandek - Akses transportasi dan mobilitas di Banyuwangi dalam beberapa waktu ini akan terhenti akibat jalur gumitir ditutup, jalur Situbondo Banyuwangi alami macet dan event internsional Tour de Banyuwangi Ijen berjalan (Foyo : istimewa/Jatim.co)

Transportasi Mandek - Akses transportasi dan mobilitas di Banyuwangi dalam beberapa waktu ini akan terhenti akibat jalur gumitir ditutup, jalur Situbondo Banyuwangi alami macet dan event internsional Tour de Banyuwangi Ijen berjalan (Foyo : istimewa/Jatim.co)

Banyuwangi, Jatim.co Waduh! Seminggu ke depan warga Banyuwangi bakalan mandek jegrek mobilitasnya, transportasi terancam macet di semua jalur pintu masuk dan keluar Banyuwangi.

Sejak Kamis, (24/7/2025), Jalur Gumitir resmi ditutup total karena perbaikan jalur, sementara arus kendaraan dari arah utara Banyuwangi lewat Pantura Situbondo–Ketapang masih lumpuh total akibat antrean penyeberangan yang mengular hingga mencapai lebih dari 20 kilometer.

Tidak itu saja? Sebentar lagi, Senin (28/7/2025), kalender resmi balap sepeda Internasional Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) akan hadir selama 4 hari, bakal menambah daftar panjang kepadatan lalu lintas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belum pula agenda kegiatan masyarakat diberbagai sudut desa atau kecamatan yang menggelar acara pawai atau kirab budaya, yang salah satu isinya adalah parade dengan menggunakan sound horeg dan iring-iringan barisan dibelakangnya.

”Lebih baik sementara waktu jangan ke Banyuwangi dulu jika tidak ada kepentingan yang benar-benar  mendesak. Semua akses transportasi darat baik masuk dan keluar Banyuwangi rawan macet parah,” ujar salah satu petugas lapangan Dishub yang enggan disebutkan namanya.

Kepala Dinas Perhubungan Jatim Nyono sendiri menyampaikan kekhawatiran kondisi ini, dan makin memperparah krisis logistik dan perputaran ekonomi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

“Kalau Gumitir ditutup total dan Pantura belum terurai, Banyuwangi bisa benar-benar terisolasi. Ini bukan soal wisata lagi, tapi soal distribusi barang dan ekonomi daerah,” jelasnya.

Dinas Perhubungan Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sudah meminta agar Jalur Gumitir tak ditutup sepenuhnya. Pihaknya mengusulkan sistem buka-tutup agar masih ada napas lalu lintas dari selatan.

“Kendaraan dari arah Jember akan kehilangan jalur utama. Kalau dipaksa lewat jalur alternatif Ijen, itu sangat berbahaya untuk truk besar,” tegas Nyono.

Sementara itu dari sisi utara, kemacetan dari arah Situbondo menuju Pelabuhan Ketapang masih mengular hingga mencapai lebih dari 20 kilometer. Truk-truk tronton terjebak berjam-jam, sebagian bahkan mogok di tengah jalan.

Hanya empat kapal yang beroperasi di dermaga LCM, yaitu KMP Agung Samudera XVIII, KMO Karya Maritim I, KMP Agung Samudera IX, dan KMP Samudera Utama. Sisanya sedang perawatan atau terganggu air surut.

”Macet mulai dari Bangsring sampai jalan lingkar Ketapang. Saya dari Watudodol pukul 02.30 dini hari, baru sampai jam 09.00. Padahal saya ke kota, bukan mau nyeberang,” keluh Dicky, warga Penataban, yang harus terjebak 7 jam tanpa kepastian.

Kondisi akan semakin pelik karena Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tetap akan menggelar Tour de Banyuwangi Ijen 28–31 Juli mendatang. Ajang balap sepeda internasional yang masuk kalender resmi Union Cycliste Internationale (UCI).

Event tahunan ini jelas akan menutup sejumlah ruas jalan utama, karena melihat rute yang disampaikan akan melewati jalur kemacetan seperti Watu Dodol. Belum pula jalur erek-erek menuju pal tuding ijen, termasuk dari Genteng menuju pusat kota. (riz)

Berita Terkait

Semangat Pantang Surut, Ratusan Siswa Terjang Banjir Demi Kompetisi Matematika Nalaria Realistik di SD Al Islam Cerme
Smala Expo, Gebrakan Baru Alumni untuk Menembus Perguruan Tinggi
Langkah Tegap Pocil Mugeb Berbuah Penghargaan di Polres Gresik
SD Muwri Resmikan Musholla At-Taqwa, Sebagai Laboratorium Iman Siswa
Momen Tahun Baru, Siswa Spemdalas Raih Juara 1 Gresik Climbing Series 2026
Di Pengajian Ahad Pagi PDM Gresik, Ustadz Jufri Bedah Ide Sesat Sekulerisme, Pluralisme, dan Liberalisme
Sabet Juara 1 Kostum Terbaik, Babinsa Tari SD Mudri Unjuk Prestasi di Ajang ‘SINARA’ SMAN 1 Kedamean
Gresik Phonska Plus Perkenalkan Skuad Proliga 2026

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 05:40 WIB

Semangat Pantang Surut, Ratusan Siswa Terjang Banjir Demi Kompetisi Matematika Nalaria Realistik di SD Al Islam Cerme

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:37 WIB

Smala Expo, Gebrakan Baru Alumni untuk Menembus Perguruan Tinggi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:36 WIB

Langkah Tegap Pocil Mugeb Berbuah Penghargaan di Polres Gresik

Jumat, 9 Januari 2026 - 23:34 WIB

SD Muwri Resmikan Musholla At-Taqwa, Sebagai Laboratorium Iman Siswa

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:33 WIB

Momen Tahun Baru, Siswa Spemdalas Raih Juara 1 Gresik Climbing Series 2026

Berita Terbaru