Patroli Sahur Berujung Tawuran di Gresik, 2 Pemuda Terluka

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan patroli sahur yang dilakukan para pemuda di Kecamatan Panceng, Gresik, berujung tawuran antardesa. Insiden ini menyebabkan dua orang dilaporkan mengalami luka akibat sabetan senjata tajam dan harus mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 00.30 WIB di Desa Campurejo, tepatnya di depan sebuah tempat biliar dan kafe. Tawuran melibatkan kelompok pemuda dari Desa Campurejo dan Desa Banyutengah.

Kejadian bermula saat rombongan pemuda Desa Campurejo melakukan kegiatan patroli sahur dan berpapasan dengan pemuda dari Desa Banyutengah. Saat bertemu, keduanya saling lempar bom air dan situasi memanas setelah terjadi adu mulut di antara kedua kelompok.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pemuda Desa Campurejo sempat mundur dan meninggalkan lokasi. Namun, tidak terima kalah cekcok mulut, kelompok pemuda Desa Banyutengah mendatangi kembali para pemuda Desa Campurejo.

Saat di lokasi kejadian, keduanya kembali terlibat tawuran. Di tengah kericuhan, salah satu pemuda Desa Banyutengah mengeluarkan senjata tajam dan membacok dua pemuda Desa Campurejo.

Akibat kejadian itu, dua pemuda Desa Campurejo bernama Moh. Ruhul Madani (25) dan Wahyu Agung Pratama (24) mengalami luka bacok. Wahyu Agung Pratama dilarikan ke RS Ibnu Sina lantaran mengalami luka di bagian perut, sementara Moh. Ruhul Madani menjalani perawatan di Puskesmas Panceng.

Kasat Reskrim Polres Gresik Arya Widjaya membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihak kepolisian telah menerima laporan dan saat ini masih melakukan penyelidikan.

“Benar, korban sudah membuat laporan,” kata Arya, seperti dikutip dari detikjatim (27/2/2026).Arya menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan lokasi kejadian.

“Masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan. Beri waktu kita 3 hari,” tambahnya.Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak melakukan aksi yang dapat memicu konflik. Apalagi di bulan Ramadan yang seharusnya diisi dengan kegiatan positif dan menjaga kondusivitas lingkungan.

“Kalau melihat kejadian tawuran atau lainnya, kami mengimbau, sebelum terjadi bisa menghubungi 110 atau Lapor Pak Kapolres Cak Rama,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow



sumber berita ini dari [kabargresik.com]

Berita Terkait

Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional
Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional
Asah Kreativitas, Siswa Kelas 3 MI Islamiyah Mojopetung Ubah Bentuk Geometri Jadi Bangunan Mini
Spemdalas Raih Juara 2 Gress of Champions Vol. 2 SMP
LDKS di Pantai Cemara, IPM MTs Muda Dilantik
PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi
Lazismu Gresik Optimistis Realisasikan Target Penghimpunan Kurban
Raker Dikdasmen PNF Kedanyang : Dari Pantun ke Kebijakan,
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:46 WIB

Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional

Kamis, 16 April 2026 - 10:03 WIB

Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional

Kamis, 16 April 2026 - 03:45 WIB

Asah Kreativitas, Siswa Kelas 3 MI Islamiyah Mojopetung Ubah Bentuk Geometri Jadi Bangunan Mini

Rabu, 15 April 2026 - 09:44 WIB

Spemdalas Raih Juara 2 Gress of Champions Vol. 2 SMP

Selasa, 14 April 2026 - 15:42 WIB

LDKS di Pantai Cemara, IPM MTs Muda Dilantik

Berita Terbaru

Gresik

Spemdalas Raih Juara 2 Gress of Champions Vol. 2 SMP

Rabu, 15 Apr 2026 - 09:44 WIB

Gresik

LDKS di Pantai Cemara, IPM MTs Muda Dilantik

Selasa, 14 Apr 2026 - 15:42 WIB