GIRIMU.COM – Hari Minggu (11/1/2026) harusnya hari libur untuk semua siswa, tetapi peserta Kompetisi Matemaika Nalaria Realistik (KMNR) tetap semangat hadir di babak penyisihan KMNR wilayah Selatan. Pagi yang sejuk di awal tahun tidak menyurutkan semangat ratusan siswa untuk mengasah kemampuan numerasi mereka.
Sejak pukul 06.30 WIB, gerbang SD Al Islam Cerme sudah dipadati oleh peserta KMNR babak penyisihan untuk wilayah Gresik Selatan, meliputi wilayah Kecamatan Benjeng, Balongpanggang, dan Cerme. Tantangan cuaca berupa kondisi banjir di beberapa titik lokasi, tidak menghalangi langkah para peserta. Tercatat kurang lebih 300 siswa tingkat SD dan SMP hadir memenuhi undangan kompetisi bergengsi ini.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ada pemandangan unik dari rombongan asal Benjeng. Peserta dari SD dan SMP Muhammadiyah Benjeng datang dengan iring-iringan dua armada odong-odong. Sementara itu, rombongan dari SD Muhammadiyah 2 Balongpanggang harus berjuang lebih ekstra, karena terhadang banjir.
“Kami harus menempuh jalan memutar agar bisa sampai ke Perguruan Muhammadiyah Cerme. Dengan menggunakan armada Elf, Alhamdulillah anak-anak tetap semangat mengikuti KMNR di sini,” ujar Restu Wardani, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 Balongpanggang.
Panitia Pelaksana memastikan, acara berjalan lancar meskipun animo peserta sangat tinggi. Tita Lestari, Panitia KMNR, mengungkapkan, bahwa pihak sekolah –sebagai tuan rumah– berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada peserta.
“Kami menyediakan tempat yang layak, terutama kelas-kelas baru. Karena belum terpasang pendingin ruangan (AC), kami menyediakan kipas angin di setiap ruangan agar siswa tetap fokus,” jelas Tita seraya menambahkan, seluruh peserta datang tepat waktu dan mampu menyelesaikan soal-soal tantangan KMNR sesuai durasi yang ditentukan.
Bazar Makanan Jadi Primadona
Suasana kompetisi semakin meriah dengan hadirnya bazar makanan dan minuman yang dikelola oleh para guru yang tidak bertugas menjaga ruangan. Setelah pikirannya bekerja keras untuk mengerjakan soal, para peserta dan wali murid langsung menyerbu aneka menu yang tersedia di stand bazar. Menu-menu kekinian, seperti dimsum (goreng & original), sosis Solo, pentol bakar, es lumut, nasi geprek, wonton, hingga sempol ludes terjual dalam waktu relatif singkat.
“Semua menu bazar langsung diserbu peserta sesi satu setelah selesai mengerjakan soal. Laris manis, semua dagangan ludes, habis terjual,” tambah Tita.
Fasilitas sekolah yang bersih dan megah rupanya meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Hafidzuddin Furqan Azizi (Hafizd), siswa SMP Muhammadiyah Benjeng, mengaku kagum dengan lingkungan SD Al Islam Cerme.
“Sekolahnya bagus. Nanti SMA-nya kita sekolah di sini saja ya,” cetus Hafizd kepada teman-temannya sesama peserta sesi dua.
Kegiatan KMNR ini diharapkan dapat terus memotivasi siswa di wilayah Gresik Selatan untuk mencintai matematika melalui pendekatan logika nalaria, sekaligus mempererat silaturahmi antarsekolah Muhammadiyah dan lembaga pendidikan lainnya di Kabupaten Gresik. (*)
Kontributor: Mardiyana Zulifah
Post Views: 3







