Ahmad Nur Chumaidi: Teladan Nabi Muhammad dalam Ahad Pagi Muhammadiyah Cerme

- Jurnalis

Senin, 23 September 2024 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Girimu.com – Ahmad Nur Chumaidi, Ketua Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Majlis Tajdid dan Tarjih, menggelar ceramah di cabang Muhammadiyah Cerme, Gresik, Ahad pagi, 22 September 2024.

Dalam acara tersebut, Chumaidi memaparkan pentingnya mempelajari ilmu Allah untuk menuju Surga. “Siapa saja yang mempelajari ilmu Allah niscaya Allah akan memudahkan kita menuju Surga,” ujarnya di awal pengajian.

Chumaidi juga menekankan pentingnya meneladani dakwah Rosulullah SAW. “Rosul hadir untuk mengajak ummat menuju jalan yang benar,” kata Chumaidi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan orang yang paling berpengaruh dalam sejarah manusia, seperti yang disebutkan dalam buku Mikail Haq seorang Yahudi.

Chumaidi memaparkan tiga hal yang harus diikuti sebagai contoh sikap Nabi Muhammad,
Perhatian pada Sahabat dan Orang Lain.  Chumaidi mengutip riwayat bahwa Nabi Muhammad sangat memperhatikan sahabat dan orang lain, bahkan melepas gamisnya untuk dijadikan alas duduk bagi Rosyid Jabir Bin Jabali.

Merangkul Umat dan Musuh

Beliau selalu merangkul ummatnya dan musuhnya bukan menjatuhkan atau menjelekkan, seperti yang diceritakan dalam peristiwa Fathu Mekkah.

Pemaaf Bukan Pendendam

Nabi Muhammad juga dikenal sebagai pemaaf bukan pendendam, seperti ketika beliau membebaskan kaum Yahudi setelah menguasai Mekkah kembali.

Chumaidi juga menjelaskan asal usul tentang hari lahir Nabi Muhammad, yang tidak pasti tetapi pendapat yang paling kuat adalah tanggal 9 Rabiul Awal.

Beliau menekankan bahwa peringatan hari kelahiran Nabi tidak boleh dilakukan dengan kemunkaran.

Di akhir tausiyah, salah satu jamaah bernama Rahim mengajukan pertanyaan tentang sholawat yang benar menurut Nabi Muhammad.

Ahmad Nur Chumaidi menjawab pertanyaan tersebut dengan lugas, “Sholawat yang sesuai ajaran Nabi yaitu sholawat yang dilantunkan dengan suara rendah dan lemah lembut bukan dengan suara yang keras.”
Acara ditutup dengan sebuah pantun oleh Chumaidi, “Membeli durian di Bungurasih, cukup sekian dan terimakasih atas perhatiannya.”

Kontributor: Diana

sumber berita ini dari by [kabargresik.com]

Berita Terkait

Semarak Milad ke-25, Spemdalas Gresik Gelar Lomba Cerpen Bertema Kebanggaan Sekolah
Parenting Day Smamio di Lamongan: Kupas Tuntas Cara Efektif Berkomunikasi dengan Gen Z
Perkuat Konten Kelas DTCP, Spemdalas Jalin Komunikasi dengan ITS
Penutup Spiritual Journey Smamio di Lamongan, Dari Tahajud hingga Jalan Santai Penuh Kebersamaan
Jadi Narasumber di SMK Nurul Islam Gresik, Dosen UMG ini Beri Penguatan Karakter Kewirausahaan
Peringati Hari Bumi, Siswa SD Almadany Diajak Peduli Satwa lewat Animal Fun Adventure
Kolaborasi Siswa SMKM 5 Gresik Sulap Lahan Kosong Jadi Kebun Produktif dan Edukatif
Semarak Hari Kartini di SDN 94 Gresik, Ratusan Siswa Tampil dengan Busana Adat hingga Fashion Show Meriah
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 10:17 WIB

Semarak Milad ke-25, Spemdalas Gresik Gelar Lomba Cerpen Bertema Kebanggaan Sekolah

Minggu, 26 April 2026 - 16:12 WIB

Parenting Day Smamio di Lamongan: Kupas Tuntas Cara Efektif Berkomunikasi dengan Gen Z

Sabtu, 25 April 2026 - 22:11 WIB

Perkuat Konten Kelas DTCP, Spemdalas Jalin Komunikasi dengan ITS

Sabtu, 25 April 2026 - 04:11 WIB

Penutup Spiritual Journey Smamio di Lamongan, Dari Tahajud hingga Jalan Santai Penuh Kebersamaan

Jumat, 24 April 2026 - 10:10 WIB

Jadi Narasumber di SMK Nurul Islam Gresik, Dosen UMG ini Beri Penguatan Karakter Kewirausahaan

Berita Terbaru