Terbukti Sudah 48 Tahun Ikatan Pekerja Sosial Mandiri Sebagai Ujung Tombak Kerelawanan Sosial

- Jurnalis

Senin, 11 Desember 2023 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerelawanan bangsa Indonesia tidak pernah diragukan, hal ini juga terkait keberadaan Ikatan Pekerja Sosial Mandiri (IPSM) di Indonesia yang telah menjadi bagian dari upaya penyelesaian persoalan sosial masyarakat.

Selama 48 tahun, relawan IPSM memberi respon cepat mengatasi kondisi darurat seperti bencana alam, wabah dan kejadian khusus.

IPSM merupakan tempat koordinasi, konsultasi, pertukaran informasi dan pengalaman serta pengembangan kemampuan administrasi dan teknis di bidang kesejahteraan sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Organisasi yang berkedudukan di desa atau kelurahan ini terdiri dari warga masyarakat, yang dengan suka rela membantu pemerintah dan masyarakat dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

“Para pekerja sosial ini adalah relawan yang paling dekat karena berada di setiap daerah atau desa masing-masing, dimana mereka bermitra dengan pemerintah untuk membantu memberikan respon tercepat,” terang Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos, Pepen Nazaruddin saat melantik Pengurus Nasional IPSM periode 2022 – 2027 di Jakarta akhir pekan kemarin.

Ketua Umum IPSM Nasional Prof. Andriansyah mengatakan, keberadaan pekerja sosial diatur dalam Permensos No 10 Tahun 2019 tentang Pekerja Sosial Masyarakat.

“Program dan gerakan pekerja sosial masyarakat harus memberikan manfaat, mulai lingkungan hidup, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat untuk pengentasan kemiskinan, dukungan kepada program pemerintah, hingga peningkatan kapasitas pekerja sosial itu sendiri,” kata Andriansyah.

Salah satu rekomendasi Mukernas IPSM 2023 adalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kerja konkret, serta mewujudkan pembangunan kesejahteraan sosial yang merata. Karena itu seluruh anggota pekerja sosial diminta aktif membantu masyarakat di lingkungan terdekat.

Hal senada disampaikan Bendahara Umum IPSM, Danny Wibisono, yang menyebut keberadaan IPSM tidak hanya mengejar citra dan bargaining kelembagaan, namun juga mengimplementasikan nilai pekerjaan sosial secara benar, standar pelayanan minimum, keseimbangan sosial dan lingkungan dalam bekerja.

Beberapa kerja nyata pekerja sosial ini antara lain memperjuangkan
pemenuhan hak anak jalanan seperti pendidikan, kesehatan, tempat tinggal dan bakat-minat, serta menjadi ujung tombak penyaluran bantuan sosial non tunai di masyarakat.

“Pekerja sosial di daerah juga bergerak cepat mengatasi bencana alam dan wabah, seperti Covid-19 kemarin,” kata Danny. (Tiko)

Berita Terkait

Semangat Ramadan Menggema di Musala Al-Jihad, Tarawih Perdana Jamaah Membludak hingga Halaman
Penuh Khidmat dan Antusias Jamaah, Tarawih Perdana di Masjid Al Mizan Smamio Gresik
‘Bulan di Atas Kamboja’ Kukuhkan Mupus Spemdalas Raih Emas Teratas di OlympiCAD VIII Makassar
Green Ramadan 1447 H, Waktunya Mengurangi Sampah dengan 7R
Siswa SMK Muhammadiyah 5 Gresik Raih Juara I LKS Bidang Agronomi, Siap Melaju ke Tingkat Provinsi
Siswi Spemutu Gresik Dinobatkan Jadi Wisudawati Terbaik 3 Juz
Drum Band TK ABA 28 Karangsemanding Meriahkan Milad SD Muda Karisma
Jelang Ramadan, MI Muhammadiyah 4 Wotan Gelar Semarak ‘Entrepreneur Day’
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 07:38 WIB

Semangat Ramadan Menggema di Musala Al-Jihad, Tarawih Perdana Jamaah Membludak hingga Halaman

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:37 WIB

Penuh Khidmat dan Antusias Jamaah, Tarawih Perdana di Masjid Al Mizan Smamio Gresik

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:36 WIB

‘Bulan di Atas Kamboja’ Kukuhkan Mupus Spemdalas Raih Emas Teratas di OlympiCAD VIII Makassar

Rabu, 18 Februari 2026 - 01:34 WIB

Green Ramadan 1447 H, Waktunya Mengurangi Sampah dengan 7R

Selasa, 17 Februari 2026 - 07:31 WIB

Siswa SMK Muhammadiyah 5 Gresik Raih Juara I LKS Bidang Agronomi, Siap Melaju ke Tingkat Provinsi

Berita Terbaru