GRESIK – Jumlah inovasi yang mengikuti Gresik Inovasi Kompetisi (GIK) dalam Gresik Inovasi Festival (Ginofest) 2026 mencapai 205 karya. Capaian ini meningkat sekitar 77 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 116 inovasi.
Peningkatan tersebut menjadi salah satu penanda tumbuhnya budaya inovasi di Kabupaten Gresik. Pemerintah daerah berharap karya-karya tersebut tidak berhenti sebagai peserta kompetisi dan materi pameran, tetapi berlanjut menjadi solusi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Harapan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, saat menutup Ginofest 2026 di Atrium Icon Mall, lantai UG, Sabtu malam (7/11/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Alif menekankan pentingnya tindak lanjut terhadap berbagai inovasi yang lahir dari festival tersebut. Menurutnya, budaya dan kearifan lokal memiliki potensi besar sebagai sumber inspirasi untuk menciptakan inovasi yang mendukung pembangunan daerah.
“Ginofest bukan hanya ajang kompetisi dan pameran, tetapi juga ruang bertemunya budaya, kreativitas, dan inovasi. Saya berharap hasil dari festival ini dapat ditindaklanjuti secara konkret, baik melalui inkubasi inovasi, kerja sama riset, pengembangan UMKM, maupun implementasi dalam pelayanan publik,” ujarnya.
Ia menilai karya-karya yang ditampilkan membuktikan bahwa budaya tidak hanya menjadi warisan yang perlu dilestarikan. Budaya juga dapat menjadi sumber kreativitas untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat.
Alif mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti festival. Peningkatan jumlah peserta dan beragamnya karya inovasi dinilainya sebagai perkembangan positif dalam membangun ekosistem inovasi di Gresik.
205 Inovasi dan 26 Stan Pameran
Ginofest 2026 mengusung tema “Budaya Menginspirasi Ciptakan Inovasi, Gresik Siap Bertransformasi”. Festival yang berlangsung pada 6–7 November 2026 ini menjadi ruang untuk memperkenalkan karya inovatif sekaligus mempertemukan berbagai pemangku kepentingan.
Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Edy Hadisiswoyo, dalam laporan penyelenggaraannya menyampaikan bahwa peningkatan jumlah inovasi menjadi salah satu indikator berkembangnya budaya inovasi di daerah.
Ia berharap seluruh karya yang masuk dalam kompetisi dapat terus dikembangkan dan diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung pembangunan daerah.
Berdasarkan laporan panitia, 205 inovasi yang mengikuti GIK 2026 terbagi dalam empat kategori. Sebanyak 73 inovasi berbasis website atau aplikasi seluler, 57 inovasi bidang agribisnis dan energi baru terbarukan, 27 inovasi sosial budaya dan kependudukan, serta 48 inovasi kategori perangkat daerah.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Pada 2025, GIK mencatat 116 inovasi, sedangkan pada 2024 sebanyak 88 inovasi.
Selain kompetisi, Ginofest 2026 menghadirkan 26 stan pameran yang melibatkan berbagai unsur pendidikan, pemerintahan, perguruan tinggi, dan komunitas.
Stan tersebut terdiri atas lima stan SD/MI, dua stan SMP, enam stan SMA/SMK/MAN, empat stan universitas, lima stan perangkat daerah, tiga stan juara GIK, dan satu stan komunitas.
Daftar Pemenang GIK 2026
Dalam rangkaian penutupan, Plt. Bupati Gresik bersama Pj. Sekretaris Daerah Edy Hadisiswoyo menyerahkan penghargaan kepada para pemenang kompetisi dan penerima apresiasi stan pameran. Keduanya juga mengunjungi sejumlah stan dan berinteraksi dengan peserta serta masyarakat.
Berikut daftar pemenang GIK 2026:
Kategori Website/Mobile App
- Juara I: Gresik Futuretech
- Juara II: NEXTLEVEL
- Juara III: MINABOT
- Juara Harapan: C’MON BABY
Kategori Agribisnis dan Energi Baru Terbarukan
- Juara I: Legend Tren International
- Juara II: COCO MUDA ENERGY
- Juara III: ENTAL TIM
- Juara Harapan: Alfa Team
Kategori Sosial Budaya dan Kependudukan
- Juara I: Yusuf Rizal Hadi Purnomo
- Juara II: dr. Kurniati
- Juara III: SAMBANG
- Juara Harapan: SLEMPIT JAYA
Kategori Perangkat Daerah
- Juara I: UPT SMPN 10 Gresik
- Juara II: RSUD Gresik Sehati
- Juara III: UPT Perlindungan Perempuan dan Anak
- Juara Harapan: UPT Puskesmas Ujungpangkah
Sementara itu, penghargaan stan pameran diberikan kepada:
- Stan Terunik: SMK Muhammadiyah 5
- Stan Terinteraktif: SD TRADA
- Stan Terbersih: MINU Trate Putri
- Stan Terfavorit: SD Muhammadiyah GKB
- Penampilan Terheboh: SMP Plus Jauharul Maknun
Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen memperkuat ekosistem inovasi daerah melalui kolaborasi pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat. Inovasi diharapkan mampu menjawab persoalan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mendukung pembangunan berkelanjutan.
Ginofest 2026 pun diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan untuk memamerkan karya, tetapi juga menjadi ruang lahirnya gagasan yang berkembang menjadi solusi nyata bagi masyarakat Gresik.
Sejumlah unsur turut menghadiri penutupan festival tersebut, antara lain perwakilan BRIDA Provinsi Jawa Timur, jajaran asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, rektor perguruan tinggi, kepala sekolah, kepala puskesmas, direktur RSUD, perwakilan komunitas dan lembaga, inovator, serta peserta pameran.






