Spemdalas Gresik Petakan Kemampuan Ibadah dan Tahsin Guru

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

Seluruh guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik atau Spemdalas mengikuti kegiatan Mapping Ibadah dan Tahsin Tahun 2026, Senin (23/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di sekolah mulai pukul 08.30 WIB itu menjadi bagian dari persiapan memasuki tahun ajaran baru 2026/2027.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Kepala Sekolah Bidang Ismuba Spemdalas, Ain Nurwindasari, mengatakan kegiatan tersebut rutin digelar setiap tahun. Sekolah mengadakan mapping untuk mengetahui kemampuan guru dan karyawan dalam membaca Al-Qur’an serta praktik ibadah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kemampuan guru dan karyawan dalam membaca Al-Qur’an serta memastikan tata cara wudu sudah sesuai tuntunan Rasulullah. Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas ibadah seluruh guru dan karyawan Spemdalas,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan mapping ibadah berupa praktik wudu. Seluruh ustaz dan ustazah bergegas menuju Masjid Taqwa Spemdalas untuk mengikuti penilaian.

Sekolah menugaskan penguji dari guru internal. Para penguji sudah menerima daftar peserta sehingga proses penilaian dapat berjalan tertib di tempat wudu putra maupun putri.

Dalam praktik wudu, penguji menilai beberapa aspek. Di antaranya membaca basmalah, mencuci tangan, berkumur dan istinsyaq, membasuh wajah, membasuh tangan, mengusap rambut dan telinga, membasuh kaki, tertib, serta membaca doa.

Ain berharap kegiatan Mapping Ibadah dan Tahsin dapat meningkatkan kualitas ibadah guru dan karyawan. Ia juga ingin seluruh pendidik dan tenaga kependidikan Spemdalas mampu menjadi teladan bagi siswa.

“Semoga seluruh guru dan karyawan semakin baik bacaan Al-Qur’annya, semakin benar ibadahnya, dan dapat menjadi teladan bagi siswa dalam pembiasaan ibadah sehari-hari,” tambahnya.

Sementara itu, untuk kegiatan tahsin, sekolah sengaja menghadirkan penguji dari luar sekolah. Langkah ini dilakukan agar penilaian terhadap peserta lebih objektif.

Teknis mapping tahsin dilakukan di ruang kelas yang telah ditentukan. Peserta dipilih secara acak, kemudian munaqisy meminta peserta membaca ayat Al-Qur’an untuk dinilai.

Setelah selesai mengikuti ujian, peserta diperbolehkan meninggalkan ruang kelas dan melanjutkan tugas masing-masing.
Kegiatan Mapping Ibadah dan Tahsin berlangsung lancar sejak pagi hingga siang. Melalui kegiatan ini, Spemdalas berharap guru dan karyawan semakin bersemangat memperbaiki bacaan Al-Qur’an dan meningkatkan kualitas ibadah.


Post Views: 14

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow



sumber berita ini dari [kabargresik.com]

Berita Terkait

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari
Musrenbang Kandangan Prioritaskan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan
FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas
RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?
Petrokimia Gresik Kembangkan GEMBALA di Delapan Kelurahan
Blog Post – 6741 – kabargresik.com
Our Story – 4178 – kabargresik.com
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:17 WIB

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:16 WIB

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Musrenbang Kandangan Prioritaskan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:11 WIB

FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas

Rabu, 30 September 2026 - 18:09 WIB

RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?

Berita Terbaru

Gresik

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Senin, 5 Okt 2026 - 06:17 WIB

Gresik

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:16 WIB