Resmi Dialihkan, Operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya Sisakan 16 Orang Dinyatakan Masih Hilang

- Jurnalis

Selasa, 22 Juli 2025 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Acara Dihentikan - Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Surabaya, Didit Arie Ristandy, menunjukkan berita acara dihentikannya atau dialihkan operasi SAR pencarian korban tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya berita acara (Foto : Istimewa/Jatim.co)

Berita Acara Dihentikan - Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Surabaya, Didit Arie Ristandy, menunjukkan berita acara dihentikannya atau dialihkan operasi SAR pencarian korban tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya berita acara (Foto : Istimewa/Jatim.co)

Banyuwangi, Jatim.co Operasi pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Perairan Selat Bali resmi dihentikan atau dialihkan pada Senin (21/7) sore. Pengalihan operasi SAR ditandai dengan penandatanganan berita acara di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit, yang hadir secara daring, menjelaskan bahwa tidak ada tanda-tanda penemuan korban baru hingga hari ke-20 operasi setelah dilakukan masa perpanjangan.

“Sesuai aturan, operasi SAR resmi kami hentikan atau jika ada pertimbangan lain maka akan dilakukan pengalihan. Artinya pencairan baru kami hentikan jika tidak efektif lagi atau dinyatakan sudah bisa dialihkan ke operasi yang rutin kami laksanakan,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya dimulai sejak Rabu (2/7) di bawah komando Basarnas Pusat. Pencarian yang seharusnya berlangsung 13 hari tersebut sempat diperpanjang tiga kali hingga Senin (14/7).

Selanjutnya, operasi dilanjutkan dengan kekuatan kewilayahan selama sepekan, terhitung sejak Selasa (15/7) hingga Senin (21/7). Selama periode tersebut, total 49 korban berhasil ditemukan.

Penandatanganan – Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Surabaya, Didit Arie Ristandy, memimpin penandatanganan berita acara, menambahkan bahwa data korban yang tidak tercatat di manifest masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak perusahaan kapal. (Foto : Istimewa/Jatim.co)

Rinciannya, 30 orang selamat dan 19 orang meninggal dunia, dengan 4 di antaranya belum teridentifikasi. Dan hingga hari dinyatakan untuk dialihkan, masih ada 16 orang korban lagi yang masih dinyatakan hilang.

Nanang Sigit menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan potensi SAR yang telah terlibat dalam upaya pencarian. Seiring dengan penutupan operasi, seluruh tim dan peralatan SAR akan dikembalikan ke satuan masing-masing.

Meski operasi pencarian dihentikan atau dialihkan seperti rutinitas biasanya, Nanang Sigit menyatakan bahwa jika dikemudian hari ditemukan korban lagi, operasi SAR dapat dipertimbangkan untuk diaktifkan kembali.

Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Surabaya, Didit Arie Ristandy, usai memimpin penandatanganan berita acara, menambahkan bahwa data korban yang tidak tercatat di manifest masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak perusahaan kapal. (riz)

Berita Terkait

Konten Kreator Positif, Langkah SMK Alkarimi Edukasi Siswa
Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T
Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital
Karnaval Kemerdekaan Tebuwung Angkat Budaya Nusantara dan Legenda
Festival Menjadi Gresik Berakhir: Sudakah Terbaca Kebudayaan Kota
KOKAM Cerme Amankan Proses Pemakaman Ketua PCM Menganti
Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan
MI Alkarimi: Maulid Nabi Ajak Murid Teladani Akhlak

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Konten Kreator Positif, Langkah SMK Alkarimi Edukasi Siswa

Sabtu, 5 September 2026 - 23:00 WIB

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Rabu, 2 September 2026 - 22:56 WIB

Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital

Rabu, 2 September 2026 - 04:55 WIB

Karnaval Kemerdekaan Tebuwung Angkat Budaya Nusantara dan Legenda

Selasa, 1 September 2026 - 10:50 WIB

Festival Menjadi Gresik Berakhir: Sudakah Terbaca Kebudayaan Kota

Berita Terbaru

Gresik

Konten Kreator Positif, Langkah SMK Alkarimi Edukasi Siswa

Minggu, 6 Sep 2026 - 17:01 WIB