Merajut Asa di Wringinanom: SD Muwri Racik Resep Pendidikan Inovatif Berwawasan Lingkungan

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

Rapat kerja bukan sekadar agenda tahunan. Di SD Muhammadiyah 1 Wringinanom (SD Muwri) Gresik, dua hari di awal Juli 2026 menjadi penentu arah. Seluruh guru dan tenaga kependidikan berkumpul di Ruang Serbaguna, Sabtu-Ahad (4-5/7), merajut komitmen baru, bukan hanya untuk satu tahun ke depan, tetapi demi mewujudkan sekolah yang unggul, berkarakter, dan tak lekang oleh zaman.

Khoirun Nisak, Ketua Raker 2026, menegaskan bahwa forum ini adalah wadah evaluasi sekaligus perencanaan. “Raker ini merupakan forum untuk merumuskan program kerja selama satu tahun ke depan. Seluruh bidang diberikan kesempatan mempresentasikan rencana kerjanya, kemudian didiskusikan bersama agar program yang dihasilkan benar-benar sesuai kebutuhan sekolah dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan,” ujarnya. Semangat ‘Kerja Cerdas, Tuntas, Ikhlas, Bersinergi Meraih Cita-Cita’ menjadi landasan, diharapkan tiap bidang saling topang.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Miftakhul Muzdzalifah, Kepala SD Muhammadiyah 1 Wringinanom, mengajak semua penggawa sekolah menjadikan tahun ajaran baru sebagai tonggak perubahan positif. “Kita akan terus berusaha menghadirkan pembelajaran yang inovatif, yaitu dengan menciptakan dan menerapkan ide-ide baru, menggunakan strategi pembelajaran yang lebih efektif, serta terus memperbaiki sistem pendidikan secara menyeluruh. Inovasi harus menjadi budaya kerja sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna,” tuturnya.

Tak hanya itu, Miftakhul juga menekankan penguatan implementasi pembelajaran berbasis ECO-STEM. “Sekolah kita adalah sekolah Adiwiyata. Karena itu, kita akan terus mengaplikasikan konsep ECO-STEM, yaitu mengintegrasikan ekologi, sains, teknologi, rekayasa (engineering), dan matematika dalam proses pembelajaran. Harapannya, siswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta mampu berpikir kritis, kreatif, dan mampu memecahkan berbagai persoalan di sekitarnya,” jelasnya.

Suasana rapat kerja begitu hidup. Setelah sambutan, para koordinator bidang bergantian memaparkan rencana kerja. Masukan, saran, kritik, hingga pengalaman berbagi dari peserta lain mengalir deras, menyempurnakan setiap rancangan. Bidang kurikulum, kesiswaan, bina prestasi, ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab), sarana dan prasarana, humas, perpustakaan, UKS, teknologi informasi, hingga bidang pendukung lainnya menjadi santapan diskusi.

Setiap program tak luput dari bedah mendalam, dianalisis dari berbagai sisi: tujuan, indikator keberhasilan, kebutuhan sumber daya, sampai strategi pelaksanaannya. Harapannya, seluruh program akan realistis, terukur, dan benar-benar berdampak nyata bagi peningkatan mutu sekolah. Lebih dari itu, raker juga menjadi ajang mempererat tali kebersamaan, tempat semangat musyawarah, berbagi, dan motivasi saling terpancar.

Dengan profesionalisme, kolaborasi, dan keikhlasan, SD Muwri optimis mampu terus menghadirkan pendidikan unggul, inovatif, dan berwawasan lingkungan. Muaranya, mencetak generasi berprestasi, berakhlak mulia, dan tangguh menghadapi tantangan masa depan.


Post Views: 38

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow



sumber berita ini dari [kabargresik.com]

Berita Terkait

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Polisi Pancing Terduga Curanmor dengan Motor Korban di Panceng
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:32 WIB

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Berita Terbaru

Gresik

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:37 WIB

Gresik

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 18:33 WIB

Gresik

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Minggu, 11 Okt 2026 - 06:32 WIB