Di Spemupat, Temu Kader Lingkungan Muhammadiyah Batch 1 Padukan Edukasi Lingkungan dan Digitalisasi

- Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

Girimu.com — Semangat menjaga bumi dipadukan dengan pemanfaatan teknologi dalam Temu Kader Lingkungan Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Batch 1 digelar di SMP Muhammadiyah 4 Kebomas (Spemupat) Gresik, Rabu (15/7/2026). Sebagai tuan rumah, Spemupat menyambut 48 kader lingkungan dari 16 sekolah dan madrasah Muhammadiyah yang berasal dari lima cabang, yakni Gresik, Kebomas, Gresik Kota Baru (GKB), Manyar, dan Duduk Sampeyan.

Sejak memasuki area sekolah, peserta sudah merasakan nuansa berbeda. Proses registrasi dilakukan secara digital menggunakan barcode, sehingga peserta cukup memindai kode melalui handphone untuk mengisi daftar hadir. Cara ini membuat proses registrasi berlangsung lebih cepat, praktis, sekaligus mengurangi penggunaan kertas sebagai bagian dari penerapan budaya ramah lingkungan.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semangat digitalisasi juga nampak pada area aula. Panitia tidak lagi memasang banner cetak sebagai latar acara. Sebagai gantinya, seluruh informasi kegiatan, tema, jadwal, hingga identitas penyelenggara ditampilkan melalui Papan Interaktif Digital (PID). Inovasi ini menjadi contoh sederhana, bahwa teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung gerakan peduli lingkungan dengan mengurangi limbah bahan promosi sekali pakai.

Pembukaan kegiatan berlangsung di Aula Spemupat dengan suasana hangat dan penuh semangat. Acara dipandu oleh dua kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Najma Raida Harimurti (9A) selaku Ketua Umum IPM dan Zivana Althafunnisa Mustofa (9A) dari Bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan (PIP). Seluruh peserta kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah yang dipandu Aida Ayu Soraya (8B) dari Bidang Seni dan Olahraga IPM.

Kepala Spemupat, Makhbub Zunaidi, SPd Gr, mengapresiasi kehadiran seluruh peserta yang merupakan perwakilan terbaik dari sekolah masing-masing.

“Kalian adalah utusan pilihan dari sekolah dan madrasah. Ilmu, pengalaman, serta keterampilan yang diperoleh di forum ini jangan berhenti pada diri sendiri, tetapi harus dibagikan kepada teman-teman di sekolah, sehingga semakin banyak kader yang peduli terhadap lingkungan,” pesannya.

Ketua Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik, Dr Andi Rahmad Rahim, SPi, MSi, menyampaikan terima kasih kepada Spemupat yang telah menjadi tuan rumah penyelenggaraan batch pertama. Ia menjelaskan, peserta memperoleh materi sekaligus praktik mengenai konsep pengurangan sampah 7R, bahaya mikroplastik, dan pembuatan eco enzyme sebagai solusi sederhana dalam mengelola limbah organik.

Untuk membangun kebiasaan ramah lingkungan, Andi mengajak seluruh peserta membawa dan menggunakan tumbler.

“Ayo angkat tumbler yang kalian bawa. Perubahan besar selalu dimulai dari kebiasaan kecil. Membawa tumbler adalah salah satu langkah sederhana untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai,” serunya yang langsung disambut antusias peserta.

Sementara itu, Wakil Ketua PDM Gresik yang membawahkan Majelis Lingkungan Hidup, KH Hilmi Aziz Chamim, MPdI, saat membuka secara resmi acara itu, memberikan apresiasi atas inisiatif MLH PDM Gresik dalam membangun kader lingkungan di kalangan pelajar Muhammadiyah.

“PDM Gresik mengapresiasi kegiatan ini, termasuk kepada Spemupat sebagai tuan rumah dan seluruh kader lingkungan yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Ini adalah ikhtiar bersama untuk menjaga lingkungan, baik di sekolah maupun di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui pembiasaan sehari-hari, bukan sekadar menjadi pengetahuan. Budaya peduli lingkungan, tandasnya, harus dimulai dari sekarang. Sekolah perlu menjadi pelopor dalam pembelajaran yang bermakna melalui kebiasaan sederhana, seperti memilah sampah organik dan anorganik, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta memanfaatkan teknologi secara bijak agar kegiatan sekolah semakin efisien dan ramah lingkungan. (*)

 


Post Views: 36

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow



sumber berita ini dari [kabargresik.com]

Berita Terkait

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari
Musrenbang Kandangan Prioritaskan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan
FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas
RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?
Petrokimia Gresik Kembangkan GEMBALA di Delapan Kelurahan
Blog Post – 6741 – kabargresik.com
Our Story – 4178 – kabargresik.com
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:17 WIB

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:16 WIB

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Musrenbang Kandangan Prioritaskan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:11 WIB

FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas

Rabu, 30 September 2026 - 18:09 WIB

RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?

Berita Terbaru

Gresik

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Senin, 5 Okt 2026 - 06:17 WIB

Gresik

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:16 WIB