Integrated Skill Assessment: Kolaborasi Al Islam, Biologi, dan Bahasa Inggris dalam Pembelajaran Nyata di Spemdalas

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

Girimu.com — Suasana pagi yang mendung dan terasa sejuk menyelimuti lingkungan SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) pada Kamis (30/4/2026). Sebanyak 240 siswa kelas 9 bersiap mengikuti ujian praktik yang berbeda dari biasanya.

Bukan sekadar mengerjakan soal di atas kertas, mereka justru terlibat langsung dalam kegiatan nyata melalui ujian praktik terintegrasi mata pelajaran Al Islam, Biologi, dan Bahasa Inggris.
Dalam kegiatan ini, siswa melakukan praktik penyembelihan ayam sesuai syariat Islam sebagai bagian dari pembelajaran Al Islam. Setelah itu, mereka mengamati secara langsung anatomi organ-organ ayam beserta fungsinya untuk mata pelajaran Biologi. Sementara dalam Bahasa Inggris, siswa diminta menyusun teks prosedur memasak berbahan dasar ayam dari hasil praktik yang telah dilakukan.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini dilaksanakan secara berkelompok dengan komposisi heterogen antara siswa laki-laki dan perempuan. Sekolah menyediakan ayam jenis broiler hidup sebagai objek praktik, sehingga siswa benar-benar mendapatkan pengalaman belajar yang autentik dan kontekstual.

Ujian praktik dipandu oleh Chanif Ichsan, SFil yang menjelaskan tahapan penyembelihan ramah lingkungan sesuai syariat. Ia menekankan beberapa syarat penting, di antaranya alat harus tajam, menghadap kiblat, menyebut nama Allah (membaca basmalah), serta memotong tenggorokan dan dua urat leher dalam satu gerakan. Selain itu, penyembelih harus seorang muslim yang berakal dan telah baligh.

Bagi sebagian siswa, pengalaman ini menjadi momen pertama yang penuh tantangan. Arya Bima Arrasyid dari kelas 9F mengaku sempat ragu saat akan menyembelih ayam. Namun, keraguan itu perlahan hilang setelah ia mempersiapkan diri dengan mendapatkan sharing pengalaman menyembelih yang benar.

“Saya baru pertama, tapi setelah diajari ayah untuk tenang dan diajari cara menyembelih hewan yang benar semalam,” ungkapnya.

Berbeda dengan Bima, Zaki Ahmad Khalfa dari kelas 9B, justru sudah tidak asing dengan kegiatan tersebut. Ia mengaku telah beberapa kali mengikuti pelatihan penyembelihan hewan kurban.

“Saya ikut pelatihan juru sembelih halal karena peduli kehalalan daging di Indonesia, “ akunya. Kemudian dia melanjutkan, “ Tidak ada tips khusus, saya hanya banyak mempelajari fikih tentang hukum sembelih dan memperbanyak jam terbang, ikut pelatihan dan sering berkunjung ke UPT Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di jalan Kramat Langon No. 19 Pulopancikan, Gresik,” katanya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Jamilah, menjelaskan, bahwa ujian praktik terintegrasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna. “Tujuan kegiatan ini adalah menghadirkan pembelajaran kontekstual, sehingga siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga melatih keterampilan hidup siswa, termasuk manajemen risiko saat menggunakan alat seperti pisau dan kompor. “Di awal ada briefing dan selalu ada pengawasan dari guru pengampu dan wali kelas,” imbuhnya.

Ujian praktik ini menjadi gambaran nyata bagaimana pembelajaran di Spemdalas terus berkembang. Tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, keterampilan hidup, dan kesiapan menghadapi tantangan di masa depan. Di balik langit yang mendung pagi itu, semangat para siswa justru bersinar. Dari proses menyembelih, mengamati anatomi ayam, hingga menuliskan prosedur, mereka belajar, bahwa ilmu bukan sekadar untuk diketahui, tetapi untuk dipahami, dilakukan, dan dimaknai dalam kehidupan sehari-hari. (*)

 


Post Views: 832

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow



sumber berita ini dari [kabargresik.com]

Berita Terkait

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari
Musrenbang Kandangan Prioritaskan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan
FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas
RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?
Petrokimia Gresik Kembangkan GEMBALA di Delapan Kelurahan
Blog Post – 6741 – kabargresik.com
Our Story – 4178 – kabargresik.com
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:17 WIB

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:16 WIB

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Musrenbang Kandangan Prioritaskan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:11 WIB

FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas

Rabu, 30 September 2026 - 18:09 WIB

RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?

Berita Terbaru

Gresik

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Senin, 5 Okt 2026 - 06:17 WIB

Gresik

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:16 WIB