Saat Kapolresta Jadi Penceramah Di Kajian Ramadhan Muhammadiyah Banyuwangi, Beri Pesan Spiritual Dan Ajak Sinergi

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MENGISI CERAMAH - Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan akjak perkuat ukhuwah saat menjadi pengisi materi kajian Ramadan 1447 H. (Rizkie Andri/Jatim.co)

MENGISI CERAMAH - Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan akjak perkuat ukhuwah saat menjadi pengisi materi kajian Ramadan 1447 H. (Rizkie Andri/Jatim.co)

Banyuwangi, Jatim.co  Semarak bulan Ramadhan 1447 Hijriah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyuwangi melaksanakan Kajian Ramadhan bersama seluruh jajaran mulai dari Pimpinan Cabang dan Ranting di Masjid Besar KH. Ahmad Dahlan, Banyuwangi, Sabtu (28/02/2026).

Namun ada yang berbeda dalam Kajian Ramadhan kali ini, jika biasanya penceramahnya ulama atau ustadz, justru orang nomer satu di Kepolisian Resort Kota Banyuwangi didapuk untuk mengisi tausiah dihadapan ratusan hadirin dan jamaah.

Kehadiran Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., menjadi pengisi materi tidak saja memperkuat sinergi dan menyampaikan pesan kebangsaan, namun turut memberikan pesan spiritualitas dihadapan para jamaah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dipesan tausiahnya, Kapolresta menekankan bahwa Ramadan bukan hanya momentum ibadah personal, tetapi juga saat yang tepat memperkuat ketahanan moral dan sosial masyarakat. Pemaparan materi keagamaan oleh Kapolresta ini menjadi warna tersendiri.

“Dua kunci yang menjadi pegangan kita dalam menjalani hidup, pertama adalah syukur dan sabar, lalu yang kedua adalah menguatkan persaudaraan dan tidak saling menjatuhkan. Ini yang membawa keberkahan kita dalam menjaga hubungan dengan Allah dan sesama manusia,” ujarnya.

Kajian yang dimulai pukul 08.00 WIB itu berlangsung khidmat sekaligus penuh dengan nuansa keakraban dan kebersamaan. Tidak kurang dari 700 orang hadir, mereka berasal dari 27 Pimpinan Cabang dan Ranting serta Takmir Masjid Muhammadiyah se Banyuwangi.

Ketua PD Muhammadiyah Banyuwangi, Dr. H. Muhlis Lahudin, M.Si., beserta jajaran pengurus daerah, cabang, hingga ranting se-Kabupaten Banyuwangi juga tampak memenuhi masjid. Hal ini menjadi penanda soliditas internal sepanjang Ramadhan ini.

SINERGI BERSAMA – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyuwangi, Mukhlis Lahudin memberikan buku-buku karya Muhammadiyah kepada Kapolresta Banyuwangi (Rizkie Andri/Jatim.co)

Diakhir acara materi tausiah Ramadhan, Kapolresta menerima buku Eco Bhinneka karya Fasilitator Daerah (FASDA) Banyuwangi yang baru saja diluncurkan. Selain itu juga diserahkan Buku Kajian Ramadhan karya Majelis Tabligh Dakwah Muhammadiyah Banyuwangi dan karya buku lainnya.

Dr. H. Muhlis Lahudin, M.Si., Ketua PD Muhammadiyah Banyuwangi menyampaikan kajian Ramadhan ini merupakan bentuk kegiatan lanjutan yang menjadi instruksi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur kepada struktur dibawahnya.

“Pekan yang lalu Pimpinan Wilayah Jatim sudah melaksanakan, maka sekarang giliran Pimpinan Daerah secara serempak mengikuti. Bersama daerah lain se Jawa Timur ada yang hari ini dan ada yang besok, dan Banyuwangi memilih hari ini bersama pemateri Kapolresta,” ucapnya.

Tak hanya itu, forum tersebut juga menjadi ruang penyampaian informasi strategis internal organisasi. Sosialisasi E-KTAM (Elektronik Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah) yang diperkenalkan sebagai bagian dari modernisasi tata kelola keanggotaan.

Agenda lain dalam Kajian Ramadhan ini juga menyampaikan hasil Rakor LAZISMU Wilayah Jawa Timur, untuk menegaskan komitmen penguatan filantropi Islam yang terukur dan transparan. Serta pemaparan tentang Ekoteologi, Hidup Didaerah Bencana Alam dan Bencana Kemanusiaan.

Kajian Ramadan ini menjadi cermin untuk mengisi bulan Ramadhan dan momentum memperkuat spiritualitas, merapatkan barisan organisasi, dan meneguhkan komitmen Muhammadiyah Banyuwangi untuk terus hadir memberi manfaat bagi umat dan bangsa. (Riz)

Berita Terkait

Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional
Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional
Asah Kreativitas, Siswa Kelas 3 MI Islamiyah Mojopetung Ubah Bentuk Geometri Jadi Bangunan Mini
Spemdalas Raih Juara 2 Gress of Champions Vol. 2 SMP
LDKS di Pantai Cemara, IPM MTs Muda Dilantik
PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi
Lazismu Gresik Optimistis Realisasikan Target Penghimpunan Kurban
Raker Dikdasmen PNF Kedanyang : Dari Pantun ke Kebijakan,

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:46 WIB

Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional

Kamis, 16 April 2026 - 10:03 WIB

Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional

Kamis, 16 April 2026 - 03:45 WIB

Asah Kreativitas, Siswa Kelas 3 MI Islamiyah Mojopetung Ubah Bentuk Geometri Jadi Bangunan Mini

Rabu, 15 April 2026 - 09:44 WIB

Spemdalas Raih Juara 2 Gress of Champions Vol. 2 SMP

Selasa, 14 April 2026 - 15:42 WIB

LDKS di Pantai Cemara, IPM MTs Muda Dilantik

Berita Terbaru

Gresik

Spemdalas Raih Juara 2 Gress of Champions Vol. 2 SMP

Rabu, 15 Apr 2026 - 09:44 WIB

Gresik

LDKS di Pantai Cemara, IPM MTs Muda Dilantik

Selasa, 14 Apr 2026 - 15:42 WIB