Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah

- Jurnalis

Senin, 2 November 2026 - 01:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima komunitas film lokal mengikuti ajang Kemah Sinema di Bumi Perkemahan Lembah Kidang Kuning, Desa Suci, Gresik, pada 31 Oktober hingga 1 November 2026. Kegiatan di antara kawasan bukit kapur dan bekas galian tambang ini menandai dibukanya program “Gresik Bikin Film” yang diinisiasi oleh komunitas Gresik Movie.

Kelima kelompok yang lolos tahap kurasi tersebut adalah Visit M2G, Lumens Cineart, Movie MANSAGRES, EBnG Studio, dan Klayar Studio. Hadir dengan latar belakang dan pengalaman yang beragam, seluruh peserta akan menjalani proses pembinaan serta pendampingan intensif hingga awal Januari 2027 untuk memproduksi karya film.

Selama program berlangsung, para peserta mendapatkan fasilitas lengkap mulai dari lokakarya, kelas materi, hingga dukungan produksi yang mencakup tahapan praproduksi, produksi, pascaproduksi, dan ekshibisi. Materi pembekalan diisi oleh para praktisi berpengalaman, meliputi kelas produser, pengembangan ide cerita, penyutradaraan, keaktoran, tata suara, sinematografi (Director of Photography), hingga strategi ekshibisi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Festival Gresik Movie, Ananda Shandy, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk mendorong para sineas mengenali dan merekam potensi daerahnya sendiri melalui karya audiovisual.

“Melalui program ini, kami ingin teman-teman mampu melihat Gresik lebih dekat, menggali potensi cerita, dan mengolah pengetahuan menjadi arsip dalam bentuk film. Sekaligus, kami ingin memperkuat kolaborasi melalui pendampingan serta membuka berbagai kemungkinan untuk menunjang ekosistem film di Gresik agar terus tumbuh,” ujar Ananda.

Kabupaten Gresik memiliki keragaman kultur dan lanskap yang kaya, mulai dari budaya pesisir di kawasan utara, wilayah perkotaan berbasis industri, kawasan agraris, hingga cerita lokal khas daerah kepulauan. Keragaman tersebut menyimpan potensi narasi yang luas, baik mengenai kehidupan sosial masyarakat, peristiwa alam, tradisi, maupun pengetahuan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Melalui pendekatan ini, Gresik Movie mendorong peserta untuk menggali cerita dengan terlibat langsung bersama warga dan lingkungan sekitar. Film yang dihasilkan tidak hanya diposisikan sebagai produk seni, tetapi juga sebagai medium untuk merawat memori kolektif masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem perfilman di daerah.

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow



sumber berita ini dari [kabargresik.com]

Berita Terkait

Razia Operasi Patuh Semeru 2026, Polsek Genteng Gelar Edukasi Keselamatan Lalin Pada Masyarakat
Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Banyuwangi Dikukuhkan, Dua Program Jadi Prioritas Kerjanya
Minus Anggaran Pengelolaan Sampah, Bumdes Tagih Realisasi Ke Pemdes Tampo
RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal
Ini Alasan Ponpes Zainal Abidin Bungah Upacara Hari Santri Malam Hari
Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN
Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:12 WIB

Razia Operasi Patuh Semeru 2026, Polsek Genteng Gelar Edukasi Keselamatan Lalin Pada Masyarakat

Senin, 2 November 2026 - 12:45 WIB

Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Banyuwangi Dikukuhkan, Dua Program Jadi Prioritas Kerjanya

Senin, 2 November 2026 - 01:19 WIB

Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Minus Anggaran Pengelolaan Sampah, Bumdes Tagih Realisasi Ke Pemdes Tampo

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:58 WIB

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Berita Terbaru

Gresik

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Senin, 26 Okt 2026 - 06:58 WIB