Pemerintah Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, memprioritaskan program ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat dalam Rencana Kerja Pemerintahan (RKP) Desa 2027.
Prioritas tersebut dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa Kandangan pada 24 September 2026. Musyawarah sekaligus membahas daftar usulan pembangunan untuk 2028.
Kepala Desa Kandangan Fenta Aquarista mengatakan, Musrenbang melibatkan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Program ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi fokus Pemerintahan Desa Kandangan,” ujar Fenta, Jumat (2/10/2026).
Menurut Fenta, Pemerintah Desa Kandangan mengalokasikan Dana Desa (DD) untuk mendukung kedua program tersebut. Dana tersebut bersumber dari pemerintah pusat melalui transfer ke daerah (TKD).
“Walaupun ada pemangkasan TKD, kami Pemdes Kandangan tetap memaksimalkan pelaksanaan program yang ada,” tuturnya.
Selain ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat, Pemdes Kandangan kembali mengusulkan sejumlah program pembangunan yang sebelumnya diajukan kepada Pemerintah Kabupaten Gresik maupun melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Gresik, tetapi belum terealisasi.
Program tersebut meliputi pembangunan saluran irigasi, pavingisasi jalan poros desa (JPD), pavingisasi jalan lingkungan, pembangunan gedung serbaguna, serta tembok penahan tanah (TPT) di JPD.
Fenta mengatakan, pembangunan tersebut menjadi kebutuhan yang dinantikan masyarakat. Karena itu, pemerintah desa kembali memasukkannya dalam usulan program pembangunan.
“Program-program pembangunan tersebut sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat agar cepat terwujud,” ungkapnya.
Fenta berharap pagu Dana Desa dari pemerintah pusat kembali normal. Menurutnya, dukungan anggaran tersebut penting untuk menopang pembiayaan berbagai program pembangunan desa.
“Kami juga berharap program pokok-pokok pikiran ibu dan bapak anggota DPRD Gresik bisa kembali dilakukan sehingga kami bisa mengusulkan program desa,” pungkasnya.



