Waduk Srumbung Bergolak: Ratusan Warga Berebut Ikan dengan Tangan Kosong

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan pasang mata tertuju ke Waduk Srumbung, Desa Bulangan, Dukun, Gresik. Tanggal 16 Agustus 2026, air waduk yang baru dikuras itu bergejolak, bukan karena badai, melainkan riuh rendah warga yang berebut ikan dalam tradisi tahunan ‘Ngubek Srumbung’. Sebuah hajatan yang tak hanya menguji kecepatan tangan kosong, tapi juga merekatkan asa.

Pemerintah Desa Bulangan menggelar kegiatan ini sebagai wujud syukur dan pelestarian budaya turun temurun. Waduk Srumbung yang airnya telah dikuras, kini menjadi arena perburuan aneka ikan: dari mujair, bandeng, patin/jambal, kutuk, hingga tombro. Semua berebut hasil tebaran bibit ikan yang sudah dipersiapkan sejak beberapa bulan lalu.

Tradisi Ngubek Srumbung memiliki aturannya sendiri. Lima belas menit pertama, warga wajib menangkap ikan hanya dengan tangan kosong. Setelah itu, barulah alat tangkap tradisional seperti serok atau jaring kecil diperbolehkan untuk digunakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Heru Budi Setiawan, Penjabat Kepala Desa Bulangan, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang berebut ikan. “Ini adalah ajang silaturahmi dan bagian dari upaya ketahanan pangan warga Desa,” katanya. Ia menambahkan, “Alhamdulillah, hasil tebar bibit bisa dinikmati bersama. Semoga kebersamaan ini terus menjaga kerukunan antar warga.”

Kegembiraan terpancar jelas dari wajah warga yang membawa pulang hasil tangkapan. Ikan-ikan yang didapat rencananya akan dimanfaatkan untuk syukuran sedekah bumi. Tradisi ini, terbukti ampuh menjaga keakraban sekaligus melestarikan kekayaan alam dan budaya lokal.

Salah satu peserta, Wafa, mengaku sangat senang. “Alhamdulillah kali ini saya mendapatkan ikan lumayan besar, dapat ikan patin/jambal,” ujarnya gembira. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus lestari di Desa Bulangan.

Penulis : M Syafik

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow



sumber berita ini dari [kabargresik.com]

Berita Terkait

Panggung Dalang Cilik Petrokimia Gresik: Merawat Warisan, Menumbuhkan Masa Depan
Ujung Dugaan Pemerasan Judi Online: Dua Polisi Nyaris Dihajar Massa di Gresik
Tebuwung Menguntai Doa Kemerdekaan: Warga Bersatu Menjelang HUT RI ke-81
Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa
Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun
Jaringan Sabu Menganti Terbongkar: Kurir ‘Kuda’ Tergiur Imbalan, Edarkan Ratusan Juta dalam Dua Bulan
Dorong Digitalisasi Madrasah, Siswa MI Alkarimi Gresik Belajar Buat Poster Digital Berbasis AI
Ironi Mangrove Gresik: Ditanam di Sidayu, Dibabat Habis di Ujungpangkah
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Waduk Srumbung Bergolak: Ratusan Warga Berebut Ikan dengan Tangan Kosong

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:01 WIB

Panggung Dalang Cilik Petrokimia Gresik: Merawat Warisan, Menumbuhkan Masa Depan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Ujung Dugaan Pemerasan Judi Online: Dua Polisi Nyaris Dihajar Massa di Gresik

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Tebuwung Menguntai Doa Kemerdekaan: Warga Bersatu Menjelang HUT RI ke-81

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa

Berita Terbaru