Panen Perdana Mina Padi bersama Ketua DPRD Gresik : Petambak Gresik Panen Cuan Dobel

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musim kemarau panjang yang mencekik tak lantas membuat petani di Gresik menyerah. Justru, kondisi ini mendorong mereka banting setir dari tambak ke sistem mina padi, mengombinasikan budidaya padi dan perikanan dalam satu lahan. Hasilnya? Panen perdana di Desa Tanggulrejo, Manyar, Gresik, Jumat (31/7/2026), menjadi bukti nyata rezeki ganda dari beras dan ikan melimpah.

Ketua DPRD Gresik, Syahrul Munir, melihat panen perdana ini sebagai cermin keberhasilan kebijakan pemerintah dalam mendongkrak harga gabah. “Naiknya harga gabah membuat masyarakat yang sebelumnya mengelola tambak kini mulai beralih menjadi petani. Tahun ini mereka mulai menikmati hasil panen melalui sistem mina padi,” ujarnya. Ini bukan klaim kosong. Lahan mina padi mampu menghasilkan padi hingga 8–10 ton per hektare, sebuah lonjakan yang signifikan.

Karim Aly, Kepala Desa Tanggulrejo, menambahkan bahwa kini sekitar 50 hektare lahan di desanya telah beralih ke sistem mina padi. Tidak hanya padi yang subur, sistem ini juga sekaligus memperbaiki unsur hara tanah, menjamin kualitas lahan terus membaik. “Jadi bisa panen ikan sekaligus padi. Kami berharap pihak terkait merealisasikan perbaikan infrastruktur pertanian maupun alat pertanian,” terang Karim.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendapatan ganda ini diakui langsung oleh Abdul Manaf, salah seorang petani. Ia mengaku panen tahun ini cukup menggembirakan. Selain harga gabah yang stabil di kisaran Rp8.000 per kilogram, ia juga meraup keuntungan dari budidaya perikanan. “Harga gabah bagus, sekitar Rp8 ribuan per kilogram. Kami juga sudah panen udang sekitar 250 kilogram dan ikan 500 kilogram,” katanya semringah.

Namun, di balik panen raya ini, pengembangan mina padi masih terganjal masalah klasik: infrastruktur irigasi. Distribusi air untuk persawahan masih bergantung pada Kali Corong, yang melintasi Gresik dan Lamongan. Penanganan yang dilakukan selama ini, menurut Karim, masih bersifat sementara.

Oleh sebab itu, perbaikan permanen sangat mendesak agar pasokan air tawar lebih optimal. “Kami berharap ada dukungan dari Pemkab Gresik berupa normalisasi irigasi serta bantuan alat dan mesin pertanian seperti traktor. Apalagi antusiasme masyarakat untuk bertani saat ini sangat tinggi,” ucap Karim, menyuarakan asa para petani.

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow



sumber berita ini dari [kabargresik.com]

Berita Terkait

Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata
Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak
Kurikulum SMAMIO Integrasikan Al-Islam, Prestasi Akademik, dan Kompetensi Global
Spirit Hijaukan Bumi, Kader Lingkungan Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Gresik Rapatkan Saf di Lembah Giri
Di Spemupat, Temu Kader Lingkungan Muhammadiyah Batch 1 Padukan Edukasi Lingkungan dan Digitalisasi
Sambut Siswa Baru, Mugeb Primary School Gelar OST Expo, Perkenalkan Beragam Ekstrakurikuler
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Panen Perdana Mina Padi bersama Ketua DPRD Gresik : Petambak Gresik Panen Cuan Dobel

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:46 WIB

Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:44 WIB

Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:41 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:40 WIB

Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak

Berita Terbaru

Gresik

Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:40 WIB