Internasional

Terkena Dampak Kekeringan 150,000 Warga Johor Malaysia Kini Air Bersinya Dibatasi

Kemarau Panjang Dunia

Sekitar 150.000 penduduk di Johor mengalami pengurangan jatah air selama sebulan yang dimulai pada hari Senin (2 Sep) setelah ketinggian air di bendungan Machap menurun di bawah titik kritis.

Komisi Layanan Air Nasional (SPAN) mengatakan pada hari Selasa bahwa perusahaan utilitas air negara itu, Rainhill SAJ, harus mengaktifkan latihan karena cuaca panas dan kurangnya curah hujan dalam dua minggu terakhir,

Media lokal melaporkan. Sebanyak 149.550 konsumen di Simpang Renggam, Layang-Layang dan Pontian Utara diperkirakan akan mengalami penjatahan dan gangguan air bergantian sampai 2 Oktober.

“Untuk memastikan bahwa pasokan air bersih dioptimalkan dalam kondisi sumber daya yang terbatas, Ranhill SAJ akan mengatur untuk memasok air selama 36 jam, dengan 36 jam berikutnya tanpa pasokan air selama periode satu bulan,” kata SPAN, menurut Malay Mail.

Komisi menambahkan bahwa ketinggian air di tiga bendungan lain di Johor – Lebam, Layang Atas dan Pulai – juga mencapai tingkat kritis, dan air baku dipompa dari bendungan terdekat ke bendungan-bendungan ini.
Pada hari Sabtu, Ketua Komite Perdagangan, Investasi dan Utilitas Internasional Johor Jimmy Puah Wee Tse mengatakan ketinggian air bendungan Machap mencapai 14,45 m, di bawah level kritis 14,84 m. (cna/tik)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close