Berita DaerahBisnisGresik

Tangani PKL, Pol PP Dan Diskoperindag Harus Sinergi

Jatim.co Gresik -Menjamurnya PKL (Pedagang Kaki Lima) yang berada di kabupaten Gresik menjadi perhatian khusus Pemkab, Melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Diskoperindag, pemerintah Kabupaten Gresik berharap kedua instansi tersebut bisa bekerja sama untuk menuntaskan masalah PKL.

Mengacu dalam Peraturan Daerah Gresik nomor 15 tahun 2013 tentang ketertiban umum, Satpol PP berkomitmen akan mengerahkan jajarannya untuk menertibkan PKL yang berada di trotoar maupun jalan protokol kota Gresik.

Kepala Satpol PP, Melalui Kabid Trantibum Satpol PP Gresik, Moelyono mengatakan bahwa pihaknya akan menertibkan PKL yang berada di trotoar jalan. “Kami berkomitmen menertibkan PKL agar keindahan kota tetap terjaga” ungkapnya. Rabu (25/1/2017)

Satpol PP akan fokus di titik Jalan Raya Giri dan Jalan Gubernur Suryo yang kerap di gunakan pedangan kaki lima beroperasi. “Setiap hari tim kami menertibkan PKL, sebelumnya juga sudah kami berikan sosialisasi untuk tidak berjualan di trotoar jalan” tandasnya.

Selain di Jalan Gubernur Suryo dan Jalan Giri Penertiban PKL tersebut akan di lakukan setiap hari oleh Satpol PP mulai dari jl. Wahidin S, jl. Kartini, jl. Dr soetomo, jl. Pangsud, jl. Jaksa agung, Alun-alun hingga GKB.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, perindustrian dan Perdagangan Gresik (Diskoperindag), Agus Budiono mengatakan untuk mencari solusi yang tepat dalam penanganan PKL adalah memberikan ruang untuk berjualan dan akan berkordinasi dengan paguyuban PKL. “Kami masih mendata jumlah PKL, kalau sudah kami akan berkordinasi dengan paguyuban serta akan di buatkan sentra PKL secepatnya” ungkap dia.

Agus menambahkan problem utama PKL di Gresik adalah banyaknya Pedagang Kaki Lima yang berasal dari luar kota. “Dari data Diskoperindag, tiap tahun PKL bertambah dan rata-rata dari luar kota” tutupnya. (akmal/k1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close