BanyuwangiBerita Daerah

Sabar Kumpulkan Uang Koin, Akhirnya Bisa Beli Motor Idaman

Banyuwangi.Jatim.co – Apa yang dilakukan pria ini mungkin bisa dibilang orang paling telaten, betapa tidak dengan kesabarannya mengumpulkan uang koin akhirnya bisa membeli motor. Dasar Wahyudi (40), Warga Dusun Krajan, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi membeli motor Yamaha NMax dengan uang koin pecahan seribu rupiah.

Uang koin pecahan seribu sebanyak 24.650 keping itu ia bawa ke dealer motor dengan menggunakan 6 kaleng biskuit bekas, petugas dealer motor Yamaha SIP Siaga Genteng yang menerimapun sempat dibuat kaget dengan apa yang dibawa Wahyudi untuk beli motor.

“Pak Wahyudi datang ke dealer pukul 08.30 WIB. Dan langsung kita terima untuk mulai dihitung hingga pukul 16.00 WIB. Dia juga ikut membantu dan menunggu hingga usai dihitung. Uang koin sebanyak Rp 24.650.000. Sisanya menggunakan uang kertas biasa Rp 100 ribuan dan Rp 50 ribuan,” ujar Iin Bariroh, Sales Counter Yamaha SIP Siaga Genteng, Selasa (14/1/2020)

Ada 15 karyawan SIP Genteng yang diperbantukan untuk menghitung uang koin tersebut. Butuh waktu 7,5 jam menghitung total semua uang koin yang dibawa Wahyudi. Sedangkan harga motor yang diinginkannya itu Rp 29.397.000. Jadi ia menambah kekurangannya dengan uang kertas.

Wahyudi sengaja mengumpulkan uang koin itu agar bisa tetap utuh dan bisa dibelikan motor idamannya. Sebab menurutnya, zaman sekarang anak kecil saja sudah malas dikasih uang koin. Butuh ketelatenan dan kesabaran untuk mengumpulkan, sebab saat mendapatkan tak segan ia membungkus uang itu dengan rapi.

“Sengaja pakai uang koin biar utuh. Kalau uang kertas gampang diambil. Uang kecil ternyata bermakna. Anak kecil aja sekarang tidak mau dengan uang koin. Apalagi jika tercecer di jalan ndak ada yang mau ambil,” ujarnya.

Dirinya beranggapan bahwa meskipun itu uang koin, tapi jika untuk membeli masih bisa. Maka dari itu tanpa rasa malu dikumpulkannya satu persatu. Dia merasa orang sekarang banyak yang mengabaikan pentingnya uang koin, padahal jika satu juta saja kurang seribu maka bukan lagi satu juta namanya.

Reporter : Rizkie Andri

Editor : Mas Tiko

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close