Berita DaerahNganjuk

Ruangan Ditambah Tapi Pasien RSUD Nganjuk Keleleran

Jatim.co -Nganjuk, Pembangunan Gedung lantai tiga RSUD Nganjuk yang menelan biaya hingga 16.08  Milliar  tidak serta merta meningkatkan layanan kesehatan  masyarakat. Pasalnya  hingga kini justru sejumlah  pasien masih dirawat di luar ruangan atau lobi gedung dengan alasan kehabisan ruang.

Informasi yang dihimpun jatim.co, manajemen RSUD memanfaatkan lantai dasar untuk rawat inap dan lantai tiga untuk intensive care unit (ICU). Padahal lantai dua gedung Bougenvil B kosong dan tidak dimanfaatkan sama sekali. Kondisi tersebut tentu saja mengundang pertanyaan dan keluhan di kalangan masyarakat.

 

Manto (50) salah satu pasien yang dirawat di lobi gedung Bougenvile B mengeluh jika dirinya terpaksa mendapat perawatan seadanya. Bahkan bukan dirinya saja yang dirawat di lobi gedung, ada tiga pasien lain yang juga mendapat perawatan di luar kamar yang semestinya. “Saya sakit, mau diapakan saja ya nurut saja. Kami sebagai pasien tidak punya pilihan,” keluhnya.

 

Lain halnya dengan Parlan, warga Kecamatan Prambon yang ingin menjenguk keluarganya yang dirawat di ruang ICU. Lelaki berusia 75 tahun itu harus tertatih-tatih menaiki tangga hingga lantai tiga. Apalagi kondisi kesehatan lutut Parlan tidak begitu baik sehingga dirinya harus berhenti berkali-kali agar bisa sampai ke lantai tiga. “Lutut saya sakit mas, saya tidak kuat naik tangga,” ujarnya.

 

Dari Pantauan awa media,   gedung berlantai tiga tersebut memang belum dilengkapi fasilitas lift atau tangga khusus untuk penyandang difabel. Adapun lift yang ada hanya untuk mengangkut pasien dan barang keperluan perawatan, itupun letaknya di sisi timur, sementara ruang bogenvile B menghadap ke barat.

 

Humas RSUD Nganjuk, Eko Santoso mengakui jika lantai dua gedung Bougenvil B memang sengaja tidak digunakan. Hal itu disebabkan kurangnya tenaga medis yang dimiliki RSUD Nganjuk. Rencananya baru tahun ini akan dilakukan rekruitmen tenaga medis untuk memenuhi kebutuhan tenaga di RSUD Nganjuk.

 

Dengan demikian, pemanfaatan lantai dua gedung Bougenvil B menunggu terpenuhinya tenaga medis yang akan melayani pasien RSUD Nganjuk. “Secara pasti rekruitmen tenaga medis akan dilakukan tahun ini. Setelah itu, baru lantai dua gedung Bougenvil B akan digunakan untuk merawat pasien,” jelasnya kepada wartawan Senin (0 9/01/2017)( Rois/J1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close