Berita DaerahSurabaya

Program Satu Peta Untuk Surabaya Masih Proses Pengukuran Di Petemon

Jatim.co Surabaya Program Kebijakan Surabaya Satu Peta yang di gagas Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sampai saat ini masih berlangsung. Dan siang ini dua orang petugas dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) 1 Surabaya, melakukan pengukuran luas tanah warga RT.02 RW.13 kelurahan Petemon kecamatan Sawahan (07/09).

Didampingi ketua RT, petugas melakukan pengukuran berdasarkan peta, kemudian menyesuaikan aktual ukuran dengan alat meteran, selanjutnya di cek ulang dan direkam dengan alat pencatat koordinat. Selain itu warga juga di minta fotocopy KTP serta ditanyai seputar status kepemilikan tanah.

Rokhim, salah seorang petugas sensus pertanahan mengatakan bahwa pengukuran ini bertujuan untuk memetakan, mendata dan mencatat kepemilikan pemukiman penduduk di Surabaya khususnya peta bidang yang belum terdaftar dalam data spasial BPN. Data ini selanjutnya bisa mempermudah dalam penyelesaian Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL).

“Setiap kelurahan ada sekitar dua petugas, waktunya sekitar dua bulanan, dan kami berdua sebelumnya bertugas di kelurahan Lakarsantri, sekarang di perbantukan di kelurahan Petemon ” kata Rokhim, saat di tanya jumlah personil yang bertugas dan waktunya.

“Data PTSL ini bisa untuk mengurus sertifikat masal dan gratis”, lanjut Rokhim.

Sedangkan Khamid, ketua RT yang mendampingi petugas BPN, menambahkan kalau kegiatan sensus pertanahan ini sudah di sosialisasikan jauh hari, namun untuk pelaksanaanya bertahap dan sudah berlangsung tiga hari di RT kita, dan dijadwalkan sampai sepekan.

Seluruh Kota Surabaya mempunyai luas wilayah 33.048 hektare. Kantor Pertanahan di Surabaya dibagi dua. Kantor pertanahan Surabaya I mendapat 18.373 hektare, membawahi 16 kecamatan dan 75 kelurahan. Sedangkan, Kantor Pertanahan Surabaya II mendapat 14.675 hektare, membawahi 15 kecamatan dan 79 kelurahan.

Khusus untuk Surabaya I, jika dipetakan lebih detail, mempunyai 320.039 bidang tanah. Dari jumlah ini, yang terdaftar (bersertifikat) 262.644 bidang tanah (82%). Dan yang belum terdaftar 57.395 bidang tanah (18%). Dari jumlah bidang tanah yang terdaftar tadi (262.644), yang sudah terpetakan sebanyak 222.502 bidang. Dan yang belum terpetakan 39.814 bidang. (Antok/tik)

Penulis : Kasiyanto
Foto : Kasiyanto
Editor ; Mas Tiko

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also

Close
Close