Material Tol Tutupi Irigasi Sawah, Petani Nganjuk Terganggu

Jatim.co Nganjuk – Puluhan petani warga Desa Bungur Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk mendatangi lokasi proyek jalan tol. Mereka meminta saluran irigasi yang tertutup material kembali di dibuka, karena material proyek jalan tool tersebut berdampak pada 75 hektar tanaman padi petani terendam banjir. kondisi tersebut membuat para petani tarancam gagal panen. 

Pri Sriyono petani desa setempat mengatakan sebelumnya mereka sudah melakukan permintaan pada pihak pekerja tol sebanyak 3 kali, namun pihak pengelola jalan tol tidak menangapi hal tersebut.
”saat hujan seperti petani harus menanggung resiko sawahnya tergenang air” keluh Sriyono.

Sawah yang terndam mulai dari Desa Bunggur sampai Sukomro lebih dari tujuh puluh lima hektar. “kami meminta pihak tool segera membuka saluran –saluarn untuk dinomalkan kemabali agar tidak mengacam kehidupan para petani” tegasnya.

Arbayana, anggota DPRD Nganjuk yang medapat laporan petani langsung merespon dengan mendampingi petani kelokasi pengerjakan proyek jalan tol dan meminta pihak kontraktor pengerjaan proyek jalan tol melakukan pengerukan material agar saluran irigasi bisa bisa berfungsi kembali (gus/j1)