Berita DaerahNganjuk

Mahasiswa Nganjuk Tolak Kenaikan TDL Dan BBM

Jatim.co-Nganjuk, Sejumlah mahasiswa di Nganjuk melakukan aksi menolak kebijakan Pemerintahan Joko widodo-Jusuf Kalla  atas kenaikan harga sejumlah komoditi pangan, Bahan Bajkar Minyak,( BBM)  Tarif Dasar Listrik (TDL) dan pengurusan pajak kendaraan bermotor (STNK, BPKB dll).

Puluhan mahasiswa membentangkan spanduk dan sejumlah atribut berisi tuntutan terhadap pemerintah di depan Pemsopo Kabupaten Nganjuk Jumat ( 13/1/2017) sekitar pukul 10’00 pagi, Tidak puas karena tidak bisa emnemui Bupati aksi yang dipimpin M.Khalif Al Ghozi ini merangsek ke Kantor DPRD . Sambil berorasi mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia( PMII)  mendesak sejumlah anggota DPRD Nganjuk untuk menekan Pemerintah untuk mengkaji ulang kebijakan yang diinilai menyengsarakan Rakyat ” Rakyat sudah sulit semakin tercekik dengan melambungnya harga kebutuhan ” ujar Ghozi.

Dari pantauan Jatim.co, Aksi didepan Gedung Dewan sempat memanas pasalnya  Mahasiswa tidak didizinkan menemui anggota DPRD hingga terjadik kericuhan dengan aparat didepan pintu Gerbang Kantor DPRD yang berada di jalan raya Madoun-Surabaya . Setelah melalui mediasi alot akhirnya sejumlah perwakilan Mahasiswa di temui sejumlah nggota Dewan.

” Kembalikan dan normalkan harga-harga kebutuhan pokok dan BBM, seperti kemarin sebelum terjadi kenaikan, ” ujar M Khali Al Ghozi.

Rakyat sudah cukup menderita. Jangan tambah derita itu dengan kenaikan yang melambung seperti ini. ” Apalagi ditambah pada sektor kesehatan yang mahal beayanya bagi penderita sakit. Di Nganjuk ini, sistem kesehatan sudah mandul. Gratiskan beaya kesehatan itu. Sesuai dengan PP No 60. Semua di sini harus berpuhak pada keuntungan rakyat, ” hardiknya.

Sementara itu, Jianto, wakil ketua DPRD Nganjuk yang didampingi sejumlah anggota yang lain memberikan waktu kepada perwakilan massa untuk menyampaikan tuntutanya ” Semua aspirasi & keinginan anda kami terima. Kita agendakan untuk diteruskan ke tingkat lebih atas, ” ujar wakil ketua DPRD Nganjuk dari Partai Gerindra ini.

Sekitar tigapuluh menit Mahasiswa ditemui Para legislator, Mahasiswa membubarkan diri dan menuntut agar Aspirasinya di sampaikan kepada Pemerintah pusat” Tolong Ini suara rakyat, derita rakyat ini disampaiakn kepada Presiden agar Pak Jokowi mendengar keluhan rakyat ” pungkas Ghozi.(Rois/J1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close