Mahasiswa Harus Pahami Gerakan Yang Bisa Pecah Belah Bangsa

Jatim.co Surabaya Untuk menangkal ideologi yang menyimpang yang saat ini menjalar ke berbagai element masyarakat. mahasiswa universitas muhammadiyah Surabaya menggelar Orientasi Dinamika Fakultas Mahasiswa Baru di Gedung G Lantai 6 Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Mohammad Iqbal hadir sebagai Narasumber dalam Orientasi Dinamika Fakultas Mahasiswa Baru (ODFMB), Sabtu, 16 September 2017 pukul 10.00 WIB.

M Iqbal berbicara terkait munculnya aliran-aluran idiologi yang bisa membahayakan kesatuan bangsa.

ODFMB itu di gelar di Gedung G lantai 6 Universitas Muhammadiyah, Surabaya.

“Bahaya radikalisme yang saat ini sudah mulai menjalar ke berbagai element masyarakat, terutama di kalangan mahasiswa, sangat penting untuk kita mewaspadai. Dengan kembali menggalakkan Kebhinekaan tunggal ika, kami yakin akan dapat menjadi penangkal bagi-bagi paham-paham yang dapat merusak keutuhan bangsa,” ujar Iqbal, usai mengisi acara ODFMB, Sabtu (16/09).

Kombes Pol. Mohammad Iqbal saat tanya jawab dengan mahasiswa Universitas Muhammadiyah menuturkan, mahasiswa yang notabenenya adalah generasi penerus bangsa, merupakan harapan dan tumpuan negara, untuk menuju bangsa yang lebih baik lagi. Oleh karena itu, dia berpesan, agar para generasi bangsa senantiasa mewaspadai setiap doktrin yang dapat merusak keutuhan negeri.

“peran mahasiswa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui paham anti radikalisme sangat diperlukan dan harus sudah melekat pada diri masing-masing,” tandasnya.

Iqbal juga menyampaikan, bahwa mahasiswa juga harus memiliki jiwa yang entrepreneur, edukatif dan inovatif untuk membentuk generasi yang profesional dan berguna bagi negara Indonesia. Adanya tanya jawab kepada Kapolrestabes Surabaya dari para mahasiswa juga membuat suasana seminar menjadi lebih akrab dan mencair(joe/k1)