Berita Daerah

KPK Kembali Periksa Bupati Nganjuk

Jatim.co-Nganjuk- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerilya melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Nganjuk dan sejumlah Kepala Dinas serta rekanan terkait sejumlah proyek infrastruktur di Nganjuk Jawa timur.

Hari  ini lembaga anti rasuah  memanggil Bupati Nganjuk Taufiqurrahman untuk diperiksa terkait sejumlah kasus korupsi. Pemeriksaan terhadap Orang nomor satu di jajaran pemkab Nganjuk ini dalam kapasitasnya sebagai tersangka gratifikasi pengurusan proyek terkait APBD tahun 2008-2014.

“Diperiksa sebagai tersangka,” kata Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan sebagaimana dikutip oleh detik.news,  Selasa (24/1/2017).

Seperti diberitakan, Pria asal Jombang yang menjabat Bupati Nganjuk untuk dua Periode tersebut tetapkan sebagai tersangka atas keterlibatnya pada 5 Proyek besar hingga menjeratnya sebagai tersangka pada 6 Desember Tahun  lalu.

Atas keterlibatanya, Taufiq di jerat dengan dua pasal, yakni pasal penyalahgunaan wewenang dan dugaan Penerimaan Gratifikasi dengan sangkaan melanggar Pasal 12 huruf i dan Pasal 12B UU No 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Lima proyek kelas kakap yang di maksud antara lain, pembangunan jembatan Kedung Ingas, proyek rehabilitasi saluran Melilir Nganjuk, proyek perbaikan jalan Sukomoro sampai Kecubung, proyek rehabilitasi saluran Ganggang Malang dan proyek pemeliharaan berkala Jalan Ngangkrek ke Blora di Kabupaten Nganjuk jawa timur.

Dari informasi yang di himpun Jatim.co Sehari sebelumnya (Senin 23/01/2017) KPK tengah melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap sejumlah Kepala Dinas serta rekanan di Ruang Garuda Mapolres Nganjuk yang berlangsung hingga hari ini.Pemeriksaan juga dilakukan terhadap sejumlah pejabat, staf PNS  serta sejumlah Camat yang diduga terlibat pada skandal kasus mega proyek tersebut.

Kapolres Nganjuk, AKBP Joko Sadono membenarkan trrkait agenda pemeriksaan dari tim penyidik KPK. “Kami hanya menyiapkan ruang yang diminta untuk pemeriksaan mulai hari ini,” terangnya kepada sejumlah awak media(Rois/k1)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close